Deutsche Telekom Menjadi Validator Polygon, Apa Saja Fungsinya?

author:

Deutsche Telekom Menjadi Validator Polygon, Apa Saja Fungsinya?

Deutsche Telekom, salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Eropa, telah memanfaatkan infrastrukturnya untuk menjadi validator bagi protokol blockchain, termasuk Polygon.

Langkah ini diharapkan dapat membuka aliran pendapatan baru dan meningkatkan keamanan jaringan.

Deutsche Telekom Menjadi Validator Polygon

telkom-deustche-polygon
Daily Coin

Deutsche Telekom, perusahaan telekomunikasi terkemuka di Jerman, telah mengambil langkah strategis dengan menjadi validator untuk platform skalabilitas Ethereum layer-2, Polygon.

Sebagai validator, Deutsche Telekom akan berperan penting dalam memvalidasi dan mencatat transaksi di jaringan Polygon, yang merupakan bagian penting dari ekosistem Ethereum yang lebih besar.

Secara singkat, Polygon telah berkembang menjadi layer-2 penting dalam ekosistem Ethereum, menawarkan berbagai solusi skalabilitas kepada pengembang.

Solusi yang ditawarkan Polygon mencakup rollup zero-knowledge, sidechains, dan protokol ketersediaan data. Dengan menjadi validator, Deutsche Telekom akan berkontribusi langsung pada operasi dan keamanan jaringan ini.

Baca juga: Polygon (MATIC) Segera Luncurkan Pluto Misfits, Ini Kata Pendirinya

Peran Deutsche Telekom sebagai Validator Polygon

Sebagai validator Polygon, Deutsche Telekom MMS diharapkan dapat mengamankan sidechain proof-of-stake Polygon dan rantai Supernets, meningkatkan keamanan, tata kelola, dan desentralisasi protokol.

Perusahaan ini akan menjalankan node penuh, memproduksi blok, memvalidasi dan berpartisipasi dalam konsensus jaringan, serta melakukan checkpoint ke mainnet Ethereum.

Dirk Röde, Kepala Pusat Solusi Blockchain Deutsche Telekom, mengatakan bahwa menjadi validator jaringan Polygon adalah tonggak penting dalam tujuan mereka untuk menjadi pemain penting dalam infrastruktur Web3.

“Deutsche Telekom tidak hanya merupakan penyedia infrastruktur ternama untuk layanan seluler dan internet, tetapi juga membuat komitmen yang signifikan untuk memperluas kehadiran dan keandalannya sebagai penyedia infrastruktur di domain Web3.”

Dampak dan Potensi Deutsche Telekom sebagai Validator Blockchain

Selain Polygon, Deutsche Telekom juga menjadi validator untuk Celo, Q, Flow, Ethereum, dan blockchain Chainlink. Dengan memanfaatkan infrastruktur perusahaan sebagai validator sambil memonetisasi token asli dari jaringan blockchain yang mendasarinya, Deutsche Telekom memiliki sumber pendapatan yang dapat diandalkan, baru, dan dapat diskalakan.

Langkah Deutsche Telekom terbaru ini dapat membuka jalan bagi perusahaan telekomunikasi mainstream lainnya untuk bergerak ke Web3 dan berpotensi mendorong desentralisasi yang lebih besar dari berbagai blockchain proof-of-stake yang dioperasikan oleh validator.

Baca juga: Revolusi Smart Contract, Marlowe Resmi Diluncurkan di Mainnet Cardano, Simak Beberapa Manfaatnya!

Dengan menjadi validator Polygon, Deutsche Telekom menunjukkan komitmennya untuk transparansi dan keandalan sebagai penyedia staking tingkat perusahaan, menandai langkah penting dalam adopsi teknologi blockchain oleh bisnis mainstream.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


Referensi: