Defisit Anggaran AS Tembus $1,7 Triliun, IMF Beri Peringatan dan Tetap Fokus pada Isu Iklim

Defisit Anggaran AS Tembus $1,7 Triliun, IMF Beri Peringatan dan Tetap Fokus pada Isu Iklim

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mencatat defisit anggaran yang mencapai $1,7 triliun pada tahun fiskal 2023, meningkat $300 miliar dari tahun sebelumnya. Sementara itu, IMF menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada isu perubahan iklim.

Defisit Anggaran AS Meningkat

Laporan terbaru dari Congressional Budget Office (CBO) AS menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah AS telah melampaui pendapatannya sebesar lebih dari satu triliun dolar pada tahun fiskal yang baru saja berakhir.

Pada tahun fiskal 2023, pemerintah AS menghabiskan $6,131 triliun sementara hanya mampu menghasilkan sekitar $4,441 triliun dari pajak dan pendapatan lainnya.

Baca Juga: Meski Dihantam Regulasi, Perusahaan Crypto akan Tetap Bertahan di Amerika Serikat

Kenaikan defisit anggaran federal ini menjadi perhatian bagi International Monetary Fund (IMF). Direktur IMF, Pierre-Olivier Gourinchas, dalam World Economic Outlook 2023, meminta pemerintah AS untuk mengubah pendekatannya terhadap pengeluaran dan pajak.

Menurutnya, kebijakan fiskal AS tidak boleh pro-siklikal, terlebih di tengah inflasi yang tinggi dan suku bunga yang tinggi.

IMF Tetap Fokus pada Isu Iklim

imf dan fsb ungkap pedoman regulasi crypto
Sumber: CoinMarketCap

Di sisi lain, IMF menegaskan bahwa mereka akan tetap fokus pada isu perubahan iklim. Direktur IMF, Kristalina Georgieva, menyatakan bahwa lembaga multilateral ini akan “hanya melakukan apa yang mereka kuasai”.

Meski mendapat kritik dari pejabat AS yang mengatakan bahwa IMF “tidak seharusnya menjadi ahli dalam isu iklim”, Georgieva membela fokus IMF pada perubahan iklim. Menurutnya, isu perubahan iklim tidak bisa diabaikan dalam kebijakan mereka dan diskusi tentang kebijakan untuk mendorong stabilitas finansial harus terus melibatkan isu iklim.

Paragraf Penutup

Dengan defisit anggaran yang semakin meningkat dan tantangan perubahan iklim yang semakin mendesak, IMF dan lembaga keuangan internasional lainnya dituntut untuk berperan lebih aktif. Meski demikian, peran yang tepat bagi masing-masing lembaga masih menjadi bahan diskusi panjang.

Baca Juga: Survei Ungkap Jumlah Orang Amerika yang Punya dan Percaya Crypto, Ternyata Segini!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi