Ambil Langkah Strategis, DeFi Education Fund Hadapi Tantangan Hukum Terkait Paten!

Array

Ambil Langkah Strategis, DeFi Education Fund Hadapi Tantangan Hukum Terkait Paten!

DeFi Education Fund (DEF) baru-baru ini mengajukan petisi kepada United States Patent and Trademark Office (USPTO) untuk meninjau ulang paten yang dimiliki oleh True Return Systems, sebuah perusahaan yang dituduh sebagai “patent troll”.

Langkah ini diambil setelah True Return Systems menggugat MakerDAO dan Compound Protocol, mengklaim bahwa kedua organisasi desentralisasi ini telah melanggar paten yang mereka miliki sejak 2018. Situasi ini membawa kita ke dalam pertarungan hukum yang kompleks yang dapat mempengaruhi masa depan inovasi di dunia crypto. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Paten yang Dipertanyakan: Apakah Benar Inovatif?

paten true return system
Sumber: Akun Twitter Amanda Tuminelli

Paten yang dimiliki oleh True Return Systems diberikan pada tahun 2018, mengklaim inovasi dalam mentransfer data off-chain melalui oracles. Oracles adalah layanan pihak ketiga yang berfungsi sebagai perantara antara dunia blockchain dan data dunia nyata. True Return Systems berpendapat bahwa mereka memiliki hak eksklusif untuk menuntut pelanggaran paten ini.

Namun, DEF berargumen bahwa paten ini jauh dari kata baru. Mereka merujuk pada paten Nasdaq yang diajukan lebih dari setahun sebelum aplikasi True Return Systems. Amanda Tuminelli, Chief Legal Officer DEF, menyatakan bahwa paten Nasdaq sangat mirip dengan paten True Return Systems, yang berfokus pada membawa data feed harga ke on-chain, sehingga paten tersebut seharusnya tidak pernah diberikan.

DEF berupaya membuktikan bahwa “seni sebelumnya” membatalkan paten True Return Systems dengan memulai proses Inter Partes Review (IPR). Dalam petisi ini, DEF merujuk pada paten Nasdaq dan teknologi lain seperti IPFS dan SIA yang telah beredar jauh sebelum paten True Return Systems diberikan.

Baca Juga: Regulator Pasar Prancis Dukung Aturan Global Terkait DeFi, Lampu Hijau untuk Crypto?

Kompleksitas Kasus: DAO dan Sifat Desentralisasinya

kompleksitas kasus DEF
Sumber: Akun Twitter Amnada Tuminelli

Salah satu faktor yang menambah kompleksitas situasi ini adalah sifat desentralisasi dari terdakwa, yaitu organisasi otonom desentralisasi (DAO), yang tidak dikendalikan oleh satu entitas saja. Akibatnya, tidak ada yang muncul di pengadilan untuk membela MakerDAO dan Compound Protocol, memudahkan True Return Systems untuk mencari putusan default.

Sejak Juli, MakerDAO telah mempekerjakan layanan hukum dari Perkins Coie, sementara Compound Labs berupaya untuk turut serta dalam kasus ini, diwakili oleh Morrison Cohen LLP. DEF juga telah memulai proses IPR untuk membuktikan bahwa paten True Return Systems tidak valid.

DEF berdiri melawan apa yang mereka sebut sebagai “patent trolling”, dengan tujuan untuk melindungi komitmen industri kripto terhadap pengembangan perangkat lunak open-source. Dengan melakukan ini, DEF berharap dapat menantang True Return Systems dan menetapkan preseden yang dapat mencegah klaim pelanggaran di masa depan terhadap entitas desentralisasi.

Baca Juga: Meski DeFi Merosot, Industri dApp Tercatat Meningkat 10% di Bulan Mei 2023

Langkah Selanjutnya: Apa yang Diharapkan dari Pertarungan Hukum Ini?

True Return Systems memiliki waktu tiga bulan untuk merespons petisi ini secara opsional. Setelah enam bulan, USPTO harus membuat keputusan apakah akan melanjutkan dengan peninjauan paten, di mana mereka memiliki waktu 12 bulan untuk memutuskan apakah paten harus dibatalkan.

DEF mengajukan petisi ini dengan tujuan untuk membela kemampuan untuk menggunakan dan mengembangkan perangkat lunak open-source, menghentikan potensi rencana True Return Systems untuk menggugat proyek crypto, dan membantu pertahanan hukum MakerDAO dan Compound.

Pertarungan hukum ini memiliki taruhan yang tinggi, dengan potensi untuk mempengaruhi masa depan inovasi di dunia crypto. Ini adalah pertempuran yang kompleks yang melibatkan teknologi baru dan konsep hukum yang belum teruji.

Pertarungan hukum antara DEF dan True Return Systems membuka pintu ke diskusi yang lebih luas mengenai hak paten dan inovasi terbuka di industri crypto. Dengan tantangan hukum ini, kita mungkin akan melihat pembentukan preseden baru yang dapat membentuk cara industri ini beroperasi di masa depan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array