Dana Pensiun Bisa Pakai AI untuk Mengurangi Biaya dan Meningkatkan Laba! Gimana Caranya?

Dana Pensiun Bisa Pakai AI untuk Mengurangi Biaya dan Meningkatkan Laba! Gimana Caranya?

Sebuah laporan terkini menunjukkan bahwa dana pensiun dapat memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengurangi biaya dan meningkatkan laba investasi. Meski demikian, masih ada hambatan signifikan yang perlu diatasi. Simak berita lengkapnya berikut ini!

AI Dapat Meningkatkan Manajemen Dana Pensiun

data manajemen ai dalam manajemen investasi
Rangkuman penggunaan AI dalam manajemen investasi. Sumber: Indeks Pensiun Global Mercer CFA Institute 2023

Laporan tahunan dari Mercer dan institut profesional investasi CFA Institute menunjukkan bahwa AI dapat sangat membantu pengelola dana pensiun. AI dapat membantu mereka dalam mengeksplorasi data dalam jumlah besar yang dapat menyoroti peluang dan membangun portofolio investasi yang disesuaikan.

“AI akan berdampak pada operasi sistem pensiun di seluruh dunia,” tulis penulis utama dan senior partner Mercer, Dr. David Knox.

“Ini memiliki potensi untuk sangat meningkatkan pengalaman anggota serta hasil pensiun anggota,” tambahnya. AI juga dapat digunakan oleh dana pensiun untuk menganalisis anggotanya.

Dengan mengumpulkan data dari email dan panggilan, dana tersebut dapat mempersonalisasi upaya pemasaran dan penjangkauannya berdasarkan cara komunikasi setiap individu.

Baca Juga: Survei: Hampir 50% Gen Z dan Milenial Inginkan Crypto Sebagai Dana Pensiun

AI Dapat Membantu Investor dan Mengatasi Tantangan

Analisis yang didukung oleh AI diharapkan dapat mengidentifikasi pola dan menemukan sentimen pasar serta sinyal untuk menyarankan peluang investasi masa depan yang tidak konvensional. AI juga dapat membantu investor mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Teknologi ini juga diharapkan dapat mengaktifkan otomatisasi lingkungan kantor tengah dan belakang, menurunkan biaya yang dapat mempersempit perbedaan antara strategi investasi pasif dan aktif. Namun, AI juga memiliki tantangan.

Alat AI dapat menghasilkan informasi palsu atau menyesatkan, dan ketidakpastian seputar penggunaan AI kemungkinan akan tetap ada, karena model AI “tidak mungkin dapat memprediksi harga pasar dengan akurat.” Laporan tersebut juga menyoroti perlunya “pertahanan kuat terhadap serangan cyber, penipuan, dan pelanggaran keamanan lainnya.”

Meski demikian, potensi AI dalam meningkatkan manajemen dana pensiun tidak bisa diabaikan. Dengan tantangan yang ada, langkah-langkah harus diambil untuk memastikan penggunaan AI yang aman dan efektif dalam industri ini.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: