Cronos: Blockchain Besutan Crypto.com Ini Lebih Cepat dari Ethereum?

author:

Cronos: Blockchain Besutan Crypto.com Ini Lebih Cepat dari Ethereum?

Cronos adalah blockchain yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) yang dikembangkan oleh Crypto.com. Cronos dirancang untuk mempercepat adopsi mata uang kripto secara global dengan menyediakan platform yang aman, skalabel, dan ramah pengguna. Dalam panduan ini, kita akan membahas semua yang perlu kamu ketahui tentang Cronos, termasuk cara kerjanya, utilitasnya, dan token CRO.

Bagaimana Cara Kerja Blockchain Cronos?

Cronos menggunakan mekanisme konsensus proof-of-authority (PoA) untuk memvalidasi transaksi. PoA adalah mekanisme konsensus yang lebih terpusat daripada proof-of-work (PoW) yang digunakan oleh Bitcoin. Namun, PoA lebih cepat dan lebih skalabel daripada PoW, sehingga lebih cocok untuk digunakan dalam aplikasi terdesentralisasi (dApps).

(youtube/bitbot crypto v2)

Cronos juga kompatibel dengan EVM, yang berarti bahwa dApps yang dibangun di Ethereum dapat dengan mudah di-porting ke Cronos. Kemampuan ini menjadikan Cronos sebagai platform yang menarik bagi pengembang dApps yang ingin memanfaatkan skalabilitas dan keamanan Cronos.

Dilansir dari laman resminya, Cronos diungkapkan bisa memproses lebih banyak transaksi per menit dibandingkan dengan Ethereum.

Baca juga: 5 Token Cronos Ecosystem Teratas yang Wajib Kamu Ketahui di 2024

Sejarah dan Perkembangan Cronos

Cronos diluncurkan pada November 2021 oleh Crypto.com. Crypto.com adalah perusahaan mata uang kripto yang berbasis di Singapura yang menawarkan berbagai layanan, termasuk pertukaran mata uang kripto, dompet mata uang kripto, dan kartu debit mata uang kripto. Cronos dikembangkan sebagai blockchain khusus untuk mendukung ekosistem Crypto.com.

Apa itu CRO Crypto?

CRO adalah token asli dari Cronos. CRO adalah token utilitas yang digunakan untuk berbagai keperluan dalam ekosistem Cronos, termasuk pembayaran, staking, dan governance. CRO juga dapat diperdagangkan di bursa mata uang kripto.

Tokenomic Token CRO

cro crypto

(capital.com)

Tokenomic token CRO dirancang untuk memastikan stabilitas dan pertumbuhan jangka panjang dari ekosistem Cronos. Total pasokan token CRO dibatasi hingga 30 miliar token. Dari total pasokan tersebut, 20 miliar token dialokasikan untuk penjualan publik, 5 miliar token dialokasikan untuk tim Crypto.com, dan 5 miliar token dialokasikan untuk pengembangan ekosistem Cronos.

Utilitas dari Token CRO

CRO memiliki berbagai utilitas, termasuk:

  • Pembayaran: Cronos dapat digunakan untuk melakukan pembayaran di dalam ekosistem Crypto.com
  • Staking: Pemegang token CRO dapat mempertaruhkan token mereka untuk mendapatkan hadiah.
  • Governance: Pemegang token CRO dapat berpartisipasi dalam tata kelola Cronos dengan memberikan suara pada proposal.

Baca juga: Cronos Labs Luncurkan Program Kedua dari Akselerator Web3 Senilai Rp1,5 Triliun

Pergerakan Harga CRO, ATH dan ATL

harga cronos hari ini

(coinmarketcap.com)

Harga CRO telah mengalami fluktuasi yang signifikan sejak diluncurkan pada November 2021. Harga Cronos mencapai titik tertinggi sepanjang masa (ATH) pada November 2021 di $0,96. Namun, harga Cronos kemudian mengalami penurunan dan mencapai titik terendah sepanjang masa (ATL) pada Januari 2022 di $0,05. Per penulisan artikel ini, harga Cronos berada di sekitar $0,12.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: