Komunitas Labs Siap Gelontorkan $35 Juta untuk Arweave Ecosystem Accelerator

Komunitas Labs Siap Gelontorkan $35 Juta untuk Arweave Ecosystem Accelerator

Jakarta, Pintu News – Perusahaan pengembang perangkat lunak Web3, Community Labs, siap meluncurkan program inkubator selama 10 minggu bernama AO Ventures yang berfokus pada ekosistem Arweave, dengan investasi awal sebesar $35 juta.

Program yang dijadwalkan mulai pada tanggal 23 April ini bertujuan untuk mendukung proyek-proyek dalam jaringan penyimpanan terdesentralisasi dengan menyediakan akses ke pendanaan, bimbingan, dan lokakarya teknis.

Inisiatif ini didukung oleh pemodal ventura seperti Factor dan Distributed Global, di antara yang lainnya. Program ini menawarkan kesempatan bagi para pengusaha Web3 terpilih untuk terlibat dengan para veteran industri dan berpotensi untuk mempresentasikan proyek mereka kepada VC terkemuka setelah program berakhir.

Dukungan Inklusif untuk Proyek-Proyek yang Memanfaatkan AO Computer

Salah satu aspek penting dari program ini adalah inklusivitasnya, karena partisipasi terbuka untuk semua proyek yang menggunakan AO Computer, layanan komputasi terdesentralisasi yang memanfaatkan blockchain Arweave. AO Computer disorot karena kemampuannya untuk mengatasi kerentanan umum yang ditemukan dalam sistem terpusat, seperti pelanggaran data dan penyensoran, dengan memfasilitasi pemrosesan paralel.

Baca Juga: Worldcoin: Dari Mata Uang Identitas hingga Pembelian Kambing

Fitur ini memungkinkan dukungan untuk berbagai proses yang berjalan secara bersamaan, sehingga meningkatkan skalabilitas. Selain itu, memungkinkan interaksi dengan jaringan Arweave untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi di berbagai sektor, termasuk kecerdasan buatan dan game.

Arweave: Jaringan Penyimpanan Terdesentralisasi yang Berkembang

Arweave: Jaringan Penyimpanan Terdesentralisasi yang Berkembang

Token Arweave, AR, telah meningkat lebih dari 250% dalam setahun terakhir sebagai bagian dari pasar bullish yang sedang berlangsung, meskipun token tersebut masih jauh di bawah tertinggi sepanjang masa tahun 2021. Desember lalu, rencana forking Arweave yang tidak resmi menuai kontroversi setelah jaringan layer-2 terkemuka Irys mengusulkan untuk “menjatuhkan set data dan mengatur ulang pasokan token.”

Jaringan ini menyimpan berbagai macam data, mulai dari halaman web hingga data game dan metadata NFT, dengan total sekitar 57,64 pebibyte (sekitar 64,9 juta gigabyte). Arweave merupakan gagasan dari Sam Williams dan William Jones dari University of Kent, yang ingin mengatasi masalah data yang dihapus dari internet, yang dikenal sebagai ketidakkekalan data, sehingga informasi, situs web, dan aplikasi tersedia untuk jangka waktu yang tidak terbatas.

Community Labs Dukung Pengembangan Ekosistem Arweave

Community Labs, perusahaan yang berspesialisasi dalam pengembangan perangkat lunak Web3, melihat potensi besar dalam ekosistem Arweave dan berkomitmen untuk mendukung pertumbuhannya. Melalui peluncuran AO Ventures, Community Labs menyediakan platform bagi para pengembang dan pengusaha untuk membangun proyek-proyek inovatif yang memanfaatkan teknologi Arweave.

Dengan investasi awal sebesar $35 juta, AO Ventures akan memberikan dukungan finansial, bimbingan, dan akses ke jaringan industri yang luas bagi para peserta program. Program ini dirancang untuk membantu para pengembang mengatasi tantangan teknis dan bisnis yang mereka hadapi dalam membangun proyek-proyek Web3 di Arweave.

Baca Juga: Pemerintah Nigeria Salahkan Binance Atas Jatuhnya Mata Uang Naira, Ada Apa?

AO Ventures juga akan menyelenggarakan lokakarya, sesi mentoring, dan acara networking untuk memfasilitasi kolaborasi dan berbagi pengetahuan di antara para peserta program. Melalui program ini, Community Labs berharap dapat berkontribusi pada pengembangan ekosistem Arweave dan mendorong adopsi teknologi blockchain dalam berbagai sektor industri.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca

Referensi