CEO Coinbase Mendorong Stablecoin yang Didukung AS: Apa yang Harus Kamu Ketahui?

CEO Coinbase Mendorong Stablecoin yang Didukung AS: Apa yang Harus Kamu Ketahui?

Dalam dunia yang semakin digital, CEO Coinbase, Armstrong, menyerukan adanya stablecoin yang didukung oleh pemerintah Amerika Serikat.

Sementara itu, beberapa pengguna internet mengalami kesulitan dalam mengakses situs web tertentu karena kesalahan DNS. Artikel ini akan membahas kedua isu tersebut dan memberikan solusi yang mungkin dapat kamu terapkan.

Argumen Armstrong untuk Crypto di Amerika

Armstrong, CEO Coinbase, percaya bahwa Amerika perlu mendukung pengembangan crypto. Menurutnya, stablecoin yang didukung oleh pemerintah AS dapat menjadi solusi untuk berbagai masalah ekonomi.

Armstrong berpendapat bahwa stablecoin ini dapat membantu dalam memperkuat ekonomi digital dan memberikan akses keuangan yang lebih baik bagi masyarakat. Namun, tidak semua orang setuju dengan pandangan Armstrong.

Baca Juga: 7 Stablecoin Terpopuler Saat Ini, USDC Urutan Keberapa?

Beberapa kritikus berpendapat bahwa penggunaan crypto yang luas dapat membawa risiko keamanan dan stabilitas ekonomi. Meski demikian, Armstrong tetap yakin bahwa manfaat yang ditawarkan oleh crypto jauh melebihi risikonya.

Stablecoin VS CBDCs dan Masalah DNS

cbdc grosir
Sumber: Coinscreed

Stablecoin dan CBDC (Central Bank Digital Currencies) adalah dua jenis crypto yang berbeda. Stablecoin adalah mata uang digital yang nilainya dipegang pada aset tertentu, seperti dolar AS, sedangkan CBDC adalah versi digital dari mata uang fiat yang dikeluarkan oleh bank sentral.

Sementara itu, masalah akses situs web yang dialami oleh beberapa pengguna internet mungkin disebabkan oleh kesalahan DNS. Kesalahan ini biasanya terjadi ketika server web asal tidak dapat dijangkau.

Jika kamu adalah pemilik situs web dan mengalami masalah ini, kamu perlu memeriksa pengaturan DNS kamu dan memastikan bahwa IP asal yang benar terdaftar di halaman Pengaturan DNS Cloudflare kamu.

Titik Sebenarnya dari Bitcoin dan Desentralisasi

Bitcoin dan konsep desentralisasi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Bitcoin diciptakan sebagai mata uang digital yang sepenuhnya desentralisasi, yang berarti tidak ada otoritas pusat yang mengendalikannya.

Ini adalah salah satu alasan utama mengapa banyak orang tertarik pada crypto. Namun, Armstrong berpendapat bahwa tujuan sebenarnya dari Bitcoin dan crypto lainnya adalah untuk menciptakan sistem keuangan yang lebih adil dan inklusif.

Dia percaya bahwa dengan adanya crypto, setiap orang, tidak peduli di mana mereka berada, akan memiliki akses yang sama ke layanan keuangan.

Paragraf Penutup

Dalam dunia yang semakin digital, pemahaman tentang crypto dan cara kerja internet menjadi semakin penting. Baik itu stablecoin, CBDC, atau Bitcoin, semua jenis crypto memiliki potensi untuk mengubah cara kita bertransaksi.

Sementara itu, memahami cara kerja DNS dan bagaimana mengatasi masalah yang terkait dengannya dapat membantu kamu menjaga situs web kamu tetap dapat diakses.

Baca Juga: Kerjakan Regulasi Stablecoin Baru, Hong Kong Tolak Stablecoin Satu Ini

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi