Coinbase Mendukung ETF Ether: Sebuah Langkah Menuju Pengakuan Lebih Luas

Coinbase Mendukung ETF Ether: Sebuah Langkah Menuju Pengakuan Lebih Luas

Dalam perkembangan terbaru yang menarik perhatian pasar keuangan dan penggemar crypto, Coinbase telah mengambil langkah tegas mendukung Grayscale dalam aplikasi konversi Ethereum Trust mereka menjadi produk yang diperdagangkan di bursa (ETP) berbasis Ether. Argumen utama yang disampaikan adalah bahwa Ether bukanlah sekuritas, melainkan komoditas.

Ether sebagai Komoditas, Bukan Sekuritas

Coinbase, dalam surat resminya kepada SEC, menegaskan bahwa Ether harus diklasifikasikan sebagai komoditas. Hal ini didasarkan pada pengaturan CFTC terhadap futures Ether, putusan pengadilan federal, dan ketiadaan keberatan dari SEC terhadap penunjukan komoditas oleh CFTC.

Baca Juga: Kota Perth: Surga Crypto dengan Pantai Indah nan Terpencil

Coinbase menyoroti bahwa volume perdagangan Ether jauh lebih besar daripada sebagian besar saham S&P 500, menandakan kedewasaan dan efisiensi pasar.

Penguatan Tata Kelola Ethereum

Penguatan Tata Kelola Ethereum

X/@iampaulgrewal

Transisi Ethereum ke mekanisme konsensus proof-of-stake telah memperkuat tata kelola jaringan. Coinbase menunjukkan bahwa konsentrasi kepemilikan, mekanisme konsensus, likuiditas, dan tata kelola mengurangi risiko penipuan dan manipulasi pasca-Merge. Selain itu, mekanisme keamanan yang melekat pada blockchain Ethereum secara signifikan membatasi kerentanan terhadap penipuan dan manipulasi.

Perbandingan dengan ETF Bitcoin

Coinbase berpendapat bahwa persetujuan SEC terhadap ETF Bitcoin harus diterapkan secara sama, jika tidak lebih kuat, pada ETP Ethereum. Mereka menekankan bahwa kedalaman pasar, penyebaran ketat, dan korelasi harga Ether menunjukkan tanda-tanda pasar yang matang dan tahan terhadap manipulasi. Coinbase juga memiliki kemampuan pengawasan pasar melalui perjanjian dengan Chicago Mercantile Exchange (CME) untuk memantau aktivitas perdagangan yang tidak biasa.

Namun, analis dari S&P Global memperingatkan bahwa ETF yang memungkinkan staking Ether dapat “memperkenalkan risiko konsentrasi baru” terkait validator. Jika satu wali amanat menangani staking untuk beberapa ETF Ether, hal ini dapat meningkatkan sentralisasi pada protokol validasi teratas seperti Lido, yang sudah memiliki lebih dari 30% Ether yang distake.

Baca Juga: Nvidia Mengguncang Pasar: Pendapatan Melonjak 265% Berkat Ledakan AI

Dengan argumen yang kuat dan dukungan terhadap Grayscale, Coinbase menunjukkan komitmennya terhadap pengakuan dan adopsi Ether sebagai komoditas di pasar keuangan. Namun, SEC harus mempertimbangkan berbagai pertimbangan, termasuk potensi risiko konsentrasi validator, dalam membuat keputusannya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: