Coinbase Beraksi! Desakan Perubahan Aturan Crypto oleh Departemen Keuangan AS

Coinbase Beraksi! Desakan Perubahan Aturan Crypto oleh Departemen Keuangan AS

Coinbase, raksasa pertukaran crypto asal Amerika Serikat, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan mengejutkan.

Mereka mendesak Departemen Keuangan AS untuk merevisi aturan pencampuran crypto yang dianggap tidak efektif dan membebani dengan data yang berlebihan. Kritik ini muncul sebagai tanggapan terhadap usulan peraturan baru yang diajukan oleh Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN).

Desakan Coinbase Terhadap FinCEN

Coinbase menyoroti adanya celah regulasi dalam usulan aturan baru FinCEN yang berkaitan dengan pencampuran crypto. Mereka berpendapat bahwa permintaan data dalam jumlah besar dari perusahaan crypto tidak akan menutup celah tersebut.

Coinbase juga menekankan bahwa platform yang sudah diatur seharusnya tidak dibebani dengan persyaratan data tambahan yang tidak langsung berkontribusi pada penanganan pembiayaan terorisme.

Baca Juga: Peluang Coinbase Menang Melawan SEC Mencapai 70%: Analisis Terbaru

Dalam komentar yang diajukan, Coinbase menyarankan agar FinCEN menambahkan ambang batas moneter untuk menghilangkan pelaporan massal transaksi kecil. Mereka juga merekomendasikan agar FinCEN membatasi persyaratan hanya pada pencatatan, bukan pelaporan, untuk menghindari risiko privasi dan keamanan.

Kritik Terhadap Aturan Pencampuran Crypto

ekspansi coinbase
Sumber: Bitcoin News

Coinbase mengkritik bahwa aturan yang diusulkan tidak membedakan antara aktivitas pencampuran crypto yang sah dengan yang ilegal. Paul Grewal, kepala petugas hukum Coinbase, menyatakan bahwa pelaporan massal transaksi yang tidak mencurigakan hanya akan membuang waktu dan sumber daya.

Coinbase menekankan bahwa panduan khusus dari FinCEN akan lebih efektif daripada aturan pelaporan massal yang wajib. Selain itu, Coinbase menyoroti bahwa pencampuran crypto dapat memiliki tujuan yang sah dan inovatif.

Mereka menyarankan agar FinCEN memberikan fokus pada bantuan kepada bursa dalam memenuhi kewajiban mereka untuk melaporkan aktivitas mencurigakan yang melibatkan pencampuran crypto, bukan melalui aturan pelaporan massal.

Paragraf Penutup

Coinbase telah mengambil langkah berani dengan menantang usulan aturan baru FinCEN. Mereka berharap bahwa dengan masukan ini, Departemen Keuangan AS akan mempertimbangkan kembali dan mengeluarkan aturan yang lebih efisien dan efektif. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara keamanan dan inovasi dalam industri crypto.

Baca Juga: Coinbase Bersiap Gempur Pasar dengan ETF Bitcoin, Ini Strateginya!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi