Perusahaan ATM Bitcoin Melesu, Coin Cloud, Dibobol, Apa yang Terjadi?

Perusahaan ATM Bitcoin Melesu, Coin Cloud, Dibobol, Apa yang Terjadi?

Coin Cloud, perusahaan ATM Bitcoin yang sedang bangkrut, dilaporkan telah menjadi korban serangan hacker. Grup peretas yang belum teridentifikasi ini mengklaim telah berhasil meretas database Coin Cloud dan mencuri data pribadi dari lebih dari 300.000 pengguna.

Data Sensitif Ribuan Pelanggan Dicuri

Menurut laporan dari vx-underground, peneliti keamanan informasi yang pertama kali mengungkapkan pelanggaran ini, peretas mengklaim telah mengambil 70.000 selfie pelanggan serta informasi pribadi dari lebih dari 300.000 pengguna. Informasi ini mencakup nomor Social Security, nama, alamat, tanggal lahir, pekerjaan, dan nomor telepon.

Selain itu, peretas juga mengklaim telah mendapatkan kode sumber untuk sistem backend Coin Cloud. Klaim ini awalnya dibagikan melalui saluran pribadi yang dienkripsi, dengan indikasi bahwa database yang dikompromikan akan segera tersedia untuk publik.

Baca Juga: Serobot Posisi El Salvador, Australia Jadi ATM Crypto Hub Terbesar ke-4 di Dunia!

Coin Cloud belum memberikan komentar publik mengenai pelanggaran ini. Situasi ini masih dalam pengawasan, dengan potensi dampak bagi pasar crypto yang lebih luas dalam hal keamanan data dan stabilitas operasional.

Coin Cloud Menghadapi Tantangan Bisnis dan Hukum

Kepekaan Coin Cloud terhadap insiden keamanan siber ini muncul setelah pengajuan kebangkrutan mereka pada Februari 2023.

Perusahaan ATM Bitcoin, yang mengoperasikan sekitar 4.000 ATM Bitcoin di seluruh AS dan Brasil, menghadapi tantangan bisnis dan hukum yang signifikan, yang berpuncak pada kerugian sebesar $40 juta dalam sembilan bulan pertama tahun 2022.

Pengembangan status keuangan perusahaan ini pertama kali dilaporkan oleh Chris McAlary, mantan CEO Coin Cloud, kepada Wall Street Journal.

Coin Cloud juga telah mengkonfirmasi bahwa saat ini mereka berutang kepada Genesis Global Holdco sebesar $116 juta dengan rencana untuk mencari pembiayaan baru atau menjual bisnis ATM Bitcoin mereka melalui pengajuan kebangkrutan Bab 11.

Dampak Lebih Luas dari Pelanggaran Keamanan

india luncurkan senjata rahasia untuk keamanan crypto
Sumber: Reuters

Pelanggaran keamanan ini menimbulkan risiko signifikan bagi individu yang terpengaruh di Amerika Serikat dan Brasil, membuat mereka terpapar potensi pencurian identitas dan berbagai kejahatan siber.

Selain itu, pencurian kode sumber Coin Cloud menimbulkan kekhawatiran tentang potensi penyalahgunaan dan eksploitasi teknologi milik perusahaan, yang dapat mengkompromikan keamanan penggunanya.

Meskipun klaim pelanggaran data ini belum diverifikasi, pelanggan disarankan untuk memantau akun keuangan mereka dengan cermat, menerapkan langkah-langkah keamanan tambahan, dan mempertimbangkan untuk membekukan kredit mereka untuk melindungi diri dari potensi pencurian identitas.

Paragraf Penutup

Dalam menghadapi tantangan ini, Coin Cloud harus berjuang untuk memulihkan kepercayaan pelanggan dan memastikan keamanan data mereka. Insiden ini juga menjadi peringatan bagi industri crypto untuk selalu menjaga keamanan data pengguna mereka.

Baca Juga: Jumlah ATM Bitcoin Meningkat di Rusia dan Dunia Capai 36.600 ATM!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi