China Dikabarkan akan Memperkenalkan Perubahan Signifikan pada AML Crypto!

author:

China Dikabarkan akan Memperkenalkan Perubahan Signifikan pada AML Crypto!

Cryptocurrency semakin populer di seluruh dunia, dan China tidak terkecuali. Namun, pemerintah China khawatir bahwa cryptocurrency dapat digunakan untuk kegiatan pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Oleh karena itu, China berencana untuk memperkenalkan peraturan Anti-Money Laundering (AML) yang baru untuk mengatur transaksi cryptocurrency.

Perubahan Signifikan dalam 17 Tahun

Peraturan AML yang baru ini akan menjadi perubahan signifikan pertama dalam 17 tahun sejak peraturan AML pertama kali diperkenalkan di China pada tahun 2007.

Baca juga: Makin Canggih, China Gunakan Blockchain untuk Verifikasi Identitas 1,4 Miliar Warganya!

Peraturan baru ini akan mencakup transaksi cryptocurrency dan akan mewajibkan bisnis yang bergerak di bidang cryptocurrency untuk mematuhi peraturan AML yang sama seperti bisnis keuangan tradisional.

Pemerintah China juga akan memperkuat kerja sama dengan negara-negara lain untuk mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme melalui cryptocurrency. China akan bekerja sama dengan negara-negara lain untuk berbagi informasi dan mengembangkan standar AML yang seragam untuk cryptocurrency.

Dampak pada Industri Crypto di China

Peraturan AML yang baru ini akan berdampak signifikan pada industri crypto di China. Bisnis yang bergerak di bidang cryptocurrency harus mematuhi peraturan AML yang baru, yang akan meningkatkan biaya operasional mereka.

Hal ini dapat menyebabkan beberapa bisnis cryptocurrency tutup atau pindah ke negara lain yang memiliki peraturan AML yang lebih longgar. Namun, peraturan AML yang baru ini juga akan memberikan kepastian hukum bagi industri crypto di China.

Peraturan ini akan memberikan perlindungan bagi investor cryptocurrency dan akan membantu mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme melalui cryptocurrency.

Baca juga: Strategi China untuk Mendominasi Standar AI Global!

Persiapan Pemerintah China

Pemerintah China telah mempersiapkan diri untuk memperkenalkan peraturan AML yang baru ini. Pada bulan September 2021, pemerintah China melarang semua transaksi cryptocurrency. Larangan ini bertujuan untuk mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme melalui cryptocurrency.

Pemerintah China juga telah bekerja sama dengan negara-negara lain untuk mengembangkan standar AML yang seragam untuk cryptocurrency. Pada bulan Oktober 2022, China menandatangani nota kesepahaman dengan Amerika Serikat untuk bekerja sama dalam mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme melalui cryptocurrency.

Secara keseluruhan, peraturan AML yang baru ini merupakan langkah penting yang diambil oleh pemerintah China untuk mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme melalui cryptocurrency.

Peraturan ini akan berdampak signifikan pada industri crypto di China, tetapi juga akan memberikan kepastian hukum bagi investor cryptocurrency dan akan membantu mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme melalui cryptocurrency.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: