Makin Canggih, China Luncurkan Sistem Pembayaran Digital Yuan!

Makin Canggih, China Luncurkan Sistem Pembayaran Digital Yuan!

China baru-baru ini memperkenalkan sistem pembayaran baru yang menghubungkan mata uang digital yuan CBDC (Central Bank Digital Currency) dengan sistem pembayaran Hong Kong. Fitur ini memungkinkan turis yang datang ke daratan China untuk membeli dan mengisi ulang dompet digital yuan mereka. Simak berita lengkapnya berikut ini!

CBDC China dan Sistem Pembayaran Hong Kong

yuan digital china
Sumber: Bitcoin News

Interkoneksi baru yang diperkenalkan oleh China menghubungkan CBDC dengan Sistem Pembayaran Cepat (FPS) dari Otoritas Moneter Hong Kong. Menurut The People’s Daily, sistem baru ini “lebih dapat dikendalikan.” Selain itu, sistem ini memiliki tautan transaksi yang lebih pendek dan biaya yang lebih rendah.

Selama Asian Games ke-19, para atlet dilaporkan telah mengunduh dompet digital yuan, mengisinya, dan menggunakannya untuk berbagai pembelian. Menurut laporan, para atlet menggunakan sistem baru ini di bawah bimbingan asisten di Desa Asian Games. Desa Asian Games adalah area tempat para atlet ditempatkan selama acara tersebut.

Baca Juga: Bank Central China: “Transaksi Uang Digital China Capai 100 Miliar Yuan!”

Penggunaan CBDC China

Menurut para atlet, dompet CBDC China “sederhana dan mudah digunakan.” Mereka juga menggambarkan pengalaman mereka sebagai “mudah dan nyaman.” Pemerintah China telah mendorong penggunaan CBDC selama beberapa bulan terakhir.

Mereka telah menguji penggunaannya dalam berbagai situasi, termasuk layanan bus umum di beberapa wilayah. Pada bulan September, Bank Rakyat China (PBOC) memperkenalkan sistem pembayaran kode QR, yang juga mendukung yuan digital.

Baca Juga: China Siap Dominasi Dunia AI dengan Meningkatkan Kekuatan Komputasi 50%!

CBDC dan Privasi Keuangan

Selain China, beberapa negara lain juga mulai mencoba Mata Uang Digital Bank Sentral. Namun, banyak yang mengungkapkan kekhawatiran bahwa CBDC akan meningkatkan campur tangan pemerintah dalam cara orang menghabiskan uang mereka.

Beberapa bahkan menyebut CBDC sebagai “serangan terbesar terhadap privasi keuangan.” Namun, untuk saat ini, China tampaknya berada di garis depan dalam dunia Mata Uang Digital Bank Sentral. Negara lain, meskipun telah memulai program percontohan, masih dalam tahap awal dalam hal implementasi CBDC.

Dengan peluncuran sistem pembayaran baru ini, China semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam dunia mata uang digital.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: