China dan Para Gigant Teknologi Bersinergi untuk Menetapkan Standar Metaverse!

China dan Para Gigant Teknologi Bersinergi untuk Menetapkan Standar Metaverse!

Dalam upaya memajukan industri Metaverse, China telah mengambil langkah signifikan dengan menggandeng perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka untuk membentuk standar industri yang seragam. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi investasi yang tidak efisien serta memfasilitasi kerjasama yang lebih erat antara berbagai pihak yang terlibat. Standarisasi ini diharapkan menjadi dasar yang kokoh bagi perkembangan Metaverse di China. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Pembentukan Tim Standarisasi untuk Metaverse

china dominasi ai global
Generated by AI

Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) China telah menginisiasi pembentukan sebuah tim yang terdiri dari pakar dari sektor pemerintahan, dunia akademis, dan perusahaan teknologi besar. Tim ini termasuk perusahaan-perusahaan seperti Huawei, Ant Group, Tencent, Baidu, NetEase, dan Sense Time.

Misi utama dari tim ini adalah untuk menetapkan standar fundamental yang akan mengatur terminologi Metaverse serta merancang kerangka arsitektur referensi. Tim ini dijadwalkan untuk beraktivitas hingga tanggal 18 Februari 2024, dan MIIT membuka kesempatan bagi umum untuk memberikan saran yang dapat memperkaya standar yang sedang dikembangkan.

Standar yang jelas diharapkan akan memperkuat kesepahaman bersama di antara berbagai pihak yang berkepentingan, yang saat ini masih memiliki perbedaan pandangan yang cukup besar mengenai konsep Metaverse.

Baca Juga: Strategi China untuk Mendominasi Standar AI Global!

Dampak Metaverse pada Ekonomi Digital

china metaverse

Meskipun transaksi mata uang digital seperti crypto telah dilarang oleh China sejak September 2021, antusiasme terhadap teknologi blockchain tidak pernah surut. Hal ini mendorong pemerintah Beijing untuk mendukung pengembangan teknologi Web3 dan blockchain.

Inisiatif ini menandakan minat China yang besar terhadap teknologi yang terus berkembang ini. Beberapa pemerintah daerah di China juga telah mengambil langkah untuk terlibat dalam Metaverse. Sebagai contoh, Provinsi Sichuan memiliki ambisi untuk mengembangkan industri Metaverse dengan target pasar mencapai $35,1 miliar pada akhir tahun 2025.

Di sisi lain, Provinsi Shandong berencana untuk memperbesar pasar Metaverse hingga 150 miliar Yuan pada tahun 2025, termasuk pembangunan taman-taman Metaverse dan mendukung setidaknya 15 perusahaan yang bergerak di bidang ini.

Baca Juga: Makin Canggih, China Gunakan Blockchain untuk Verifikasi Identitas 1,4 Miliar Warganya!

Regulasi dan Perlindungan di Metaverse

Inisiatif ini menekankan pada optimalisasi blockchain, pengembangan kontrol antar-rantai, serta peningkatan perlindungan privasi. Selain itu, peningkatan tata kelola digital dan regulasi yang lebih ketat terkait dengan perlindungan informasi pribadi, keamanan data, dan keselamatan di internet juga menjadi fokus utama.

Langkah-langkah ini diharapkan akan menciptakan lingkungan Metaverse yang aman dan terkendali. Metaverse adalah sebuah ruang yang memadukan dunia nyata dan dunia digital, memungkinkan interaksi antar individu melalui avatar.

Dengan adanya regulasi yang sesuai, Metaverse berpotensi menjadi ruang yang inovatif dan produktif bagi masyarakat serta industri.

Kesimpulan

Dengan inisiatif untuk menstandardisasi Metaverse, China menunjukkan dedikasinya untuk menjadi pemimpin dalam evolusi teknologi masa depan. Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan perusahaan teknologi, diharapkan Metaverse di China akan tumbuh menjadi ekosistem digital yang tangguh dan terorganisir.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi