ChatGPT Ungkap 7 Faktor yang Bakal Picu Bull Market Bitcoin

ChatGPT Ungkap 7 Faktor yang Bakal Picu Bull Market Bitcoin

Kemunculan teknologi artificial intelligence canggih yang dibuat oleh OpenAI yaitu ChatGPT menjadi salah satu cara bagi investor untuk menganalisis pergerakan pasar crypto ke depan. Lewat fitur GPT-4, menarik untuk melihat perspektif dari AI mengenai apa saja faktor yang dapat memengaruhi atau dapat memicu bull market Bitcoin selanjutnya.

Berikut ini adalah tujuh faktor bullish menurut ChatGPT:

1. Adopsi Institusional yang Meningkat

Institusi finansial yang besar mulai melihat Bitcoin sebagai aset investasi yang layak. Adopsi Bitcoin oleh lembaga seperti bank dan perusahaan besar memberikan dorongan signifikan pada harga Bitcoin. Sebagai contoh, investasi oleh Tesla dan Square pada tahun 2021 telah memberikan dampak positif pada pasar Bitcoin. Bahkan perusahaan MicroStrategy menambah kepemilikan Bitcoin sebanyak 1.045 Bitcoin pada bulan April lalu.

Baca juga: Adopsi Bitcoin oleh Institusi: Sebuah Linimasa

2. Regulasi yang Lebih Baik

Pengaturan hukum dan peraturan yang lebih baik terhadap mata uang crypto bisa memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kepercayaan investor. Hal ini juga bisa membantu mencegah aktivitas ilegal dan penipuan yang berpotensi merusak reputasi dan harga Bitcoin. Di Indonesia sendiri crypto telah diregulasi secara resmi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) yang menjadikan investasi atau perdagangan crypto di Indonesia mendapatkan rambu-rambu yang lebih jelas.

3. Teknologi Blockchain yang Semakin Diterima

Penerimaan teknologi blockchain di berbagai sektor industri, seperti perbankan, supply chain, dan layanan kesehatan, dapat memperkuat keyakinan masyarakat terhadap teknologi yang mendasari Bitcoin dan mata uang crypto lainnya.

Baca juga: VeChain: Inovasi Supply Chain dengan Teknologi Blockchain

4. Adopsi yang Lebih Luas oleh Pengguna Ritel

Ketika lebih banyak pengguna ritel mulai menerima dan menggunakan Bitcoin, hal ini akan mendorong permintaan dan harga Bitcoin naik. Misalnya, adopsi oleh platform pembayaran besar seperti PayPal dan Visa sudah membantu memperkenalkan Bitcoin ke audiens yang lebih luas.

5. Peningkatan Infrastruktur dan Aksesibilitas

Dengan adanya peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas Bitcoin, seperti bursa crypto yang lebih baik dan dompet digital yang lebih aman, akan semakin mudah bagi orang untuk membeli dan menyimpan Bitcoin. Ini juga dapat membantu mendorong pertumbuhan dan adopsi Bitcoin.

6. Kejadian Ekonomi Global

Kejadian ekonomi global, seperti inflasi atau krisis keuangan, juga dapat mempengaruhi harga Bitcoin. Sebagai aset yang tidak terkait dengan pemerintah atau ekonomi negara tertentu, Bitcoin dapat digunakan sebagai alat lindung nilai terhadap risiko ekonomi.

7. Bitcoin Halving

Terakhir, chatbot AI membahas tentang peristiwa halving. Dikutip dari Pintu Academy, Halving adalah pengurangan hadiah yang diperoleh penambang, yang berhasil menambahkan blok baru ke blockchain, menjadi setengahnya. Peristiwa halving terjadi sekitar tiap empat tahun.

Pada siklus halving sebelumnya diikuti oleh kenaikan besar-besaran, dan ChatGPT menegaskan pada halving berikutnya yang diperkirakan akan terjadi pada bulan April 2024, kemungkinan besar akan mengarah pada pergerakan harga yang sama.

Baca juga: Apa itu Bitcoin Halving?

Disclaimer: Ingatlah bahwa prediksi ini didasarkan pada analisis tren saat ini dan wawasan AI, dan seperti semua prediksi tentang pasar keuangan tidak dapat menjamin apa yang akan terjadi di masa depan. Setiap investor harus melakukan riset mereka sendiri dan mempertimbangkan risiko sebelum membuat keputusan investasi.

Referensi: