ChatGPT Alami Gangguan Publik, Tapi OpenAI Mengatakan Semuanya Baik-Baik Saja

ChatGPT Alami Gangguan Publik, Tapi OpenAI Mengatakan Semuanya Baik-Baik Saja

ChatGPT, sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) populer dari OpenAI, mengalami kerusakan publik yang cukup menghebohkan. Namun, OpenAI mengklaim bahwa masalah tersebut telah berhasil diatasi setelah 18 jam sejak pertama kali dilaporkan.

Meskipun penyebab pasti dari masalah ini belum diketahui secara jelas, namun diduga terkait dengan kesalahan tokenisasi. Sentimen media sosial menunjukkan bahwa kerusakan yang ditimbulkan oleh chatbot tersebut terbatas pada pemborosan waktu pengguna. Insiden ini menggarisbawahi potensi risiko sistem AI generatif yang dapat menghasilkan pesan yang tidak terduga atau tidak konsisten.

Kerusakan Publik ChatGPT

ChatGPT mengalami kerusakan publik yang cukup signifikan, di mana sistem AI tersebut mulai memberikan tanggapan yang tidak masuk akal, berbicara dalam bahasa Spanyol-Inggris tanpa diminta, dan membuat pengguna khawatir dengan menyarankan bahwa ChatGPT berada di ruangan yang sama dengan mereka.

Tidak ada indikasi yang jelas mengenai penyebab terjadinya masalah ini, tetapi pihak OpenAI menyatakan bahwa mereka menyadari adanya masalah tersebut dan sedang memantau situasinya.

Baca Juga: 5 Tren Crypto Februari 2024

Salah satu contoh kerusakan ChatGPT yang dibagikan di Reddit menunjukkan bahwa sistem AI tersebut memberikan tanggapan yang tidak masuk akal dan terus menerus meneriakkan “Selamat mendengarkan!” kepada pengguna. Contoh lainnya menunjukkan bahwa pertanyaan sederhana seperti “Apa itu komputer?” menghasilkan paragraf demi paragraf yang tidak masuk akal.

Beberapa pengguna bahkan mengatakan bahwa tanggapan ChatGPT menjadi mengkhawatirkan. Ketika diminta bantuan untuk mengatasi masalah pengkodean, ChatGPT menulis jawaban yang panjang, tidak jelas, dan sebagian besar tidak masuk akal, termasuk kalimat “Mari kita pertahankan baris seolah-olah AI ada di dalam ruangan”.

Tanggapan OpenAI

krisis openai
Sumber: Search Engine Journal

OpenAI mengakui adanya masalah pada ChatGPT melalui halaman status resminya, tetapi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab terjadinya masalah tersebut. Beberapa pihak berspekulasi bahwa tanggapan yang tidak masuk akal tersebut disebabkan oleh pengaturan “suhu” yang terlalu tinggi pada ChatGPT.

Suhu mengontrol kreativitas atau fokus teks: jika diatur rendah, ChatGPT cenderung berperilaku seperti yang diharapkan, tetapi jika diatur lebih tinggi, ChatGPT dapat menjadi lebih beragam dan tidak biasa.

Ini bukan pertama kalinya ChatGPT mengubah cara menjawab pertanyaan, tampaknya tanpa campur tangan pengembang OpenAI. Menjelang akhir tahun lalu, pengguna mengeluh bahwa sistem tersebut menjadi malas dan kurang ajar, serta menolak menjawab pertanyaan. OpenAI kemudian melakukan penyesuaian pada sistem untuk mengatasi masalah tersebut.

Potensi Risiko Sistem AI Generatif

Insiden kerusakan publik ChatGPT menyoroti potensi risiko sistem AI generatif yang dapat menghasilkan pesan yang tidak terduga atau tidak konsisten. Meskipun sistem AI seperti ChatGPT memiliki kemampuan untuk menghasilkan teks yang mirip manusia, namun masih terdapat keterbatasan dan potensi kesalahan.

Hal ini dapat menimbulkan risiko bagi pengguna, terutama jika mereka mengandalkan informasi yang diberikan oleh sistem AI tersebut untuk membuat keputusan penting.

Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk memahami keterbatasan sistem AI generatif dan tidak sepenuhnya bergantung pada informasi yang diberikan oleh sistem tersebut. Pengguna harus selalu memverifikasi informasi yang diperoleh dari sistem AI dengan sumber lain yang terpercaya sebelum mengambil tindakan berdasarkan informasi tersebut.

Penutup

ChatGPT, sistem AI populer dari OpenAI, mengalami kerusakan publik yang cukup menghebohkan. Meskipun masalah tersebut telah berhasil diatasi, namun insiden ini menggarisbawahi potensi risiko sistem AI generatif yang dapat menghasilkan pesan yang tidak terduga atau tidak konsisten.

Pengguna harus memahami keterbatasan sistem AI generatif dan tidak sepenuhnya bergantung pada informasi yang diberikan oleh sistem tersebut.

Baca Juga: Sam Altman Berencana Bangun Infrastruktur AI, Butuh Dana $7 Triliun

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi