ChatGPT-3.5 Kini Bebas Diakses Tanpa Akun, Namun dengan Batasan Konten

ChatGPT-3.5 Kini Bebas Diakses Tanpa Akun, Namun dengan Batasan Konten

Jakarta, Pintu News – OpenAI, perusahaan raksasa di bidang kecerdasan buatan (AI), baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah menghapus persyaratan pembuatan akun untuk mengakses alat AI generatif yang populer, ChatGPT-3.5. Langkah ini diambil untuk “memudahkan pengguna dalam merasakan potensi AI,” kata OpenAI dalam pengumumannya pada tanggal 1 April. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Demokratisasi AI dan Kekhawatiran Penyalahgunaan

demokratisasi ai
Sumber: Chatgpt AI

Keputusan OpenAI untuk menghapus persyaratan pendaftaran akun disambut baik oleh sebagian besar publik. Hal ini dianggap sebagai langkah demokratisasi AI, memungkinkan lebih banyak orang untuk mengakses dan memanfaatkan teknologi ini.

Namun, beberapa pihak, seperti Simon Willison, salah satu pencipta kerangka kerja web berbasis Python Django, mempertanyakan kemampuan OpenAI untuk mencegah pengikis data (data scraper) dari “menyalahgunakan” API ChatGPT-3.5 yang gratis.

Baca Juga: io.net dan Allora Berkolaborasi untuk Meningkatkan & Mengamankan Pengembangan AI

Persaingan Model Bahasa Besar dan Kekhawatiran Penggunaan

chatgpt tidak perlu login
OpenAI menghapus mandat pendaftaran dari ChatGPT 3.5. Sumber: OpenAI

Para pengembang AI melihat penghapusan persyaratan pendaftaran akun ChatGPT sebagai katalis untuk pengembangan model bahasa besar (LLM) yang lebih baru. Namun, banyak pihak juga menyuarakan kekhawatiran tentang penggunaan ChatGPT-3.5.

OpenAI memperkirakan bahwa ChatGPT memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif mingguan di seluruh dunia. Angka ini diperkirakan akan meningkat, mengingat semakin banyak orang yang sebelumnya enggan membagikan informasi pribadi mereka kepada perusahaan seperti OpenAI kini dapat menggunakan ChatGPT dengan relatif anonim.

Baca Juga: Keamanan Kriptografi Pasca-Quantum: Lindungi Data dari Ancaman Komputasi Kuantum

Ekspansi Global OpenAI dan Alat AI Generatif Lainnya

Selain menghapus persyaratan pendaftaran akun, OpenAI juga berencana untuk membuka kantor di Tokyo sebelum akhir April 2024. Ini akan menjadi kantor internasional ketiga OpenAI, setelah London dan Dublin yang dibuka pada tahun 2023.

Sementara itu, perusahaan baru-baru ini meluncurkan Voice Engine pada tanggal 29 Maret, sebuah alat AI generatif baru yang dapat meniru suara manusia dengan akurasi tinggi dan berbagai kasus penggunaan, termasuk layanan aksesibilitas.

Kesimpulan

Penghapusan persyaratan pendaftaran akun untuk ChatGPT-3.5 merupakan langkah berani dari OpenAI untuk memperluas aksesibilitas AI kepada khalayak yang lebih luas. Namun, langkah ini juga menimbulkan beberapa kekhawatiran, seperti potensi penyalahgunaan dan dampaknya terhadap persaingan di bidang AI. Terlepas dari itu, OpenAI terus menunjukkan komitmennya untuk memajukan teknologi AI dan memperluas jangkauannya di seluruh dunia.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi