CEO Hut 8 Ramalkan Penurunan Kebangkrutan Penambangan Bitcoin di Tengah Pergeseran Skala

author:

CEO Hut 8 Ramalkan Penurunan Kebangkrutan Penambangan Bitcoin di Tengah Pergeseran Skala

Jakarta, Pintu News – Di tengah fluktuasi pasar crypto yang tak terduga, sebuah fenomena menarik muncul dari industri penambangan Bitcoin.

Dalam sebuah wawancara bersama Bloomberg baru-baru ini, CEO Hut 8, Asher Gennot, mengungkapkan optimisme yang kuat terkait masa depan penambangan Bitcoin, menandakan era baru di mana kebangkrutan di antara perusahaan penambangan Bitcoin menjadi lebih jarang terjadi.

Ini bukan hanya sekedar prediksi; ini adalah visi yang didukung oleh perubahan strategis dan adaptasi terhadap tantangan baru.

Pengurangan Leverage: Kunci Stabilitas Baru

Menurut Gennot, salah satu penyebab utama kebangkrutan di sektor penambangan pada tahun 2022 adalah penggunaan leverage yang berlebihan.

Baca juga: Hut 8 Mining Bitcoin di Kanada Tutup, Ini Alasannya!

Banyak perusahaan yang tumbuh pesat pada tahun 2021 mendapati diri mereka terjebak dalam utang yang tidak bisa mereka layani ketika harga Bitcoin turun dan harga energi naik. Ini mengakibatkan serangkaian kebangkrutan yang mencengangkan, termasuk nama-nama besar seperti Compute North, Celsius Mining, dan Core Scientific.

Namun, Gennot menekankan bahwa sejak itu, penambang Bitcoin cenderung mengandalkan leverage yang lebih rendah dan volume modal bebas utang yang lebih tinggi dari pasar ekuitas untuk mengembangkan bisnis mereka. Ini menandai pergeseran strategis yang signifikan, menempatkan industri pada landasan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

M&A dan Adaptasi Pasca-Halving

Gennot memperkirakan akan terjadi peningkatan aktivitas merger dan akuisisi (M&A) di antara penambang Bitcoin skala kecil, yang akan berkontribusi pada tingkat kebangkrutan yang jauh lebih rendah.

Dia menyarankan bahwa Bitcoin perlu kembali ke kisaran harga $30.000 hingga $40.000 untuk melihat jumlah signifikan aktivitas M&A atau “kesempatan kesulitan” terungkap. Ini menunjukkan bahwa konsolidasi pasar mungkin menjadi tren dominan di masa depan, seiring perusahaan berusaha untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko.

Lebih lanjut, Gennot menambahkan bahwa investor kemungkinan akan beralih ke “operator skala besar yang memiliki biaya produksi marginal terendah” setelah halving. Ini menandakan bahwa perusahaan yang dapat mengoperasikan penambangan dengan biaya lebih rendah dan skala yang lebih besar akan menarik lebih banyak investasi dan kemungkinan besar akan bertahan dari tekanan pasca-halving.

Baca juga: Hut 8 Membangun Situs Penambangan Kripto 63MW di Texas!

Visi Jangka Panjang Hut 8

hut8 ekspansi teknolog ai
Sumber: The Block

Dalam menghadapi tantangan ini, Hut 8 telah mengambil langkah proaktif dengan mendirikan US Bitcoin Corp (USBTC) dan menggabungkannya dengan operasi Hut 8 Mining Corp dalam merger seluruh saham.

Merger yang kini terdaftar sebagai Hut 8 Corp di Miami, Florida, ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap visi jangka panjang dan adaptasi terhadap dinamika pasar yang berubah.

Dengan lebih dari 9.100 Bitcoin, senilai $600 juta, di neraca keuangannya, Hut 8 menempatkan dirinya sebagai pemain kunci yang siap untuk era baru penambangan Bitcoin yang lebih stabil dan menguntungkan. Ini bukan hanya tentang bertahan dari halving, tetapi tentang memanfaatkan peluang yang muncul dari perubahan pasar.

Dalam dunia crypto yang sering kali tidak dapat diprediksi, adaptasi dan inovasi adalah kunci untuk bertahan dan berkembang.

Dengan pendekatan yang lebih konservatif terhadap leverage dan fokus pada konsolidasi dan efisiensi, industri penambangan Bitcoin mungkin memasuki fase baru dengan kebangkrutan yang lebih sedikit dan prospek yang lebih cerah.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

*Featured Image: Bitcoin Magazine