Era Baru Blockchain Telah Tiba: Celestia Luncurkan Mainnet dengan Airdrop Jutaan Token!

author:

Era Baru Blockchain Telah Tiba: Celestia Luncurkan Mainnet dengan Airdrop Jutaan Token!

Dunia blockchain baru saja menyaksikan peluncuran monumental Celestia, jaringan data availability modular pertama yang kini telah memasuki fase mainnet beta. Dengan airdrop yang melibatkan lebih dari setengah juta pengguna, Celestia tidak hanya menjanjikan peningkatan skalabilitas dan efisiensi, tetapi juga membuka lembaran baru dalam sejarah teknologi blockchain.

Airdrop Masif dan Teknologi Revolusioner

Celestia telah mengambil langkah besar dengan meluncurkan mainnet beta dan mendistribusikan token TIA ke 580.000 pengguna, yang menandai awal dari apa yang disebut sebagai “era modular” dalam blockchain.

Baca juga: Celestia dan Arbitrum Orbit: Kolaborasi Baru yang Mengubah Lanskap Blockchain

Teknologi Data Availability Sampling (DAS) yang diusung Celestia memungkinkan verifikasi ketersediaan data tanpa perlu mengunduh seluruh data blok, yang merupakan terobosan dalam mengatasi masalah skalabilitas yang dihadapi blockchain monolitik seperti Ethereum dan Solana.

Dengan token TIA yang diperdagangkan sekitar $2.29 atau setara dengan Rp36.518, airdrop ini diperkirakan mendistribusikan nilai on-chain sekitar $120 juta, yang dapat merangsang aktivitas on-chain atau aliran ke aset terkait, menguntungkan harga aset.

Meningkatkan Skalabilitas dan Mengurangi Biaya Transaksi

airdrop celestia
Sumber: CoinMarketCap

Celestia memperkenalkan blok antara 2MB hingga 8MB yang dapat ditingkatkan melalui proses tata kelola on-chain, dengan rencana untuk mendukung blok hingga 1GB di masa depan.

Penggunaan lapisan data availability dapat meningkatkan efisiensi blockchain, meningkatkan kecepatan transaksi secara drastis, dan meminimalkan biaya.

Dengan DAS, Celestia memungkinkan node untuk mengonfirmasi ketersediaan data tanpa perlu mengunduh data dari seluruh blok, yang berpotensi mengubah cara transaksi blockchain diverifikasi dan dieksekusi.

Baca juga: Perpaduan Inovasi Blockchain: Manta Network dan CelestiaOrg Bersatu!

Dampak pada Ekosistem Blockchain

Celestia tidak hanya berdampak pada skalabilitas dan biaya transaksi, tetapi juga pada ekosistem blockchain secara keseluruhan, dengan memungkinkan rollup dan rantai modular lainnya menggunakan Celestia sebagai lapisan ketersediaan data dan konsensus.

Sejumlah bursa, termasuk Binance, Kucoin, dan Bybit, telah mengumumkan rencana untuk mencantumkan token TIA, menunjukkan dukungan yang kuat dari komunitas crypto.

Dengan integrasi seperti Arbitrum ke dalam stack teknologi Orbit dan Nitro, serta peluncuran Nexus oleh platform smart contract berbasis Cosmos, Neutron, Celestia berada di garis depan inovasi blockchain.

Pada akhirnya, peluncuran mainnet beta Celestia bukan hanya pencapaian teknis yang signifikan, tetapi juga langkah maju yang berani menuju masa depan blockchain yang lebih terdesentralisasi dan efisien.

Dengan dukungan yang kuat dari komunitas dan potensi untuk mengubah industri, Celestia mungkin telah membuka pintu ke era baru dalam teknologi blockchain.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: