Langkah Berani Senat AS: Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) Dikeluarkan dari Definisi Uang!

author:

Langkah Berani Senat AS: Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) Dikeluarkan dari Definisi Uang!

Beberapa rancangan undang-undang yang diajukan di Senat AS di negara bagian Utah, Carolina Selatan, Dakota Selatan, dan Tennessee mengecualikan mata uang digital bank sentral (CBDC) dari definisi uang.

Langkah ini dapat menciptakan hambatan signifikan bagi penggunaan CBDC di Amerika Serikat.

Rancangan Undang-Undang di Berbagai Negara Bagian

ruu cbdc as
Tangkapan layar dari RUU CBDC Tennessee. Sumber: LegiScan

Senator Frank Niceley dari Tennessee mengajukan rancangan undang-undang pada 12 Januari yang mengecualikan CBDC dari definisi uang menurut Kode Dagang Seragam (UCC) Tennessee.

Baca juga: CEO Circle (USDC) Mengharapkan AS Sahkan Undang-undang Stablecoin di 2024

UCC adalah kumpulan hukum standar yang mengatur transaksi komersial di Amerika Serikat, memberikan kerangka kerja yang konsisten untuk urusan bisnis dan transaksi lintas negara bagian.

Di Rumah Perwakilan Utah, Perwakilan Tyler Clancy mengajukan Rancangan Undang-Undang Rumah 164 pada 4 Januari. Rancangan undang-undang ini menggambarkan CBDC sebagai bentuk digital uang yang dikeluarkan oleh entitas pemerintah seperti Federal Reserve AS, pemerintah asing, bank sentral, atau sistem cadangan, yang dapat diakses atau diverifikasi langsung oleh entitas-entitas tersebut.

Implikasi Hukum dan Kebijakan

ruu cbdc utah
Tangkapan layar dari RUU CBDC Utah. Sumber: LegiScan

Langkah ini sejalan dengan tindakan legislatif serupa di Indiana dan Florida, menunjukkan tren yang berkembang di antara negara bagian untuk meninjau peran mata uang digital yang dikeluarkan pemerintah dalam ekonomi mereka.

Gubernur Florida, Ron DeSantis, telah menyatakan kekhawatiran tentang CBDC, berfokus pada masalah privasi individu dan campur tangan pemerintah yang berlebihan.

CBDC mewakili bentuk digital dari mata uang fiat suatu negara, yang dikeluarkan dan diatur oleh bank sentralnya. Mereka berbeda dari crypto terdesentralisasi seperti Bitcoin (BTC), karena mereka terpusat dan didukung pemerintah.

Meskipun pendukung CBDC berpendapat bahwa mereka menawarkan keamanan yang ditingkatkan dan berpotensi meningkatkan inklusi keuangan, telah muncul kekhawatiran tentang implikasi privasi dan potensi peningkatan pengawasan pemerintah.

Baca juga: Ripple Ungkap Potensi Besar CBDC Melalui Perilisan White Paper!

Tantangan bagi Penggunaan CBDC di AS

Rancangan undang-undang ini menimbulkan pertanyaan penting tentang interaksi antara hukum negara bagian dan federal, terutama mengingat klausul supremasi Konstitusi AS, yang memberikan prioritas hukum federal atas hukum negara bagian.

Ketegangan ini bukanlah hal baru; contoh historis seperti legalisasi ganja medis di California pada tahun 1996, meskipun ada larangan federal, dan berbagai negara bagian yang menolak Undang-Undang REAL ID, menunjukkan bagaimana legislasi negara bagian dapat mempengaruhi implementasi kebijakan federal.

Secara keseluruhan, rancangan undang-undang yang mengecualikan CBDC dari definisi uang di beberapa negara bagian AS menandai langkah berani yang dapat mempengaruhi masa depan penggunaan mata uang digital bank sentral di negara tersebut.

Langkah ini mencerminkan kekhawatiran yang berkembang tentang privasi dan otonomi dalam era digital, serta menyoroti dinamika yang kompleks antara kebijakan negara bagian dan federal.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: