BRICS Summit di Afrika Selatan Undang 70 Kepala Negara, Kecuali Pemimpin Barat?

Array

BRICS Summit di Afrika Selatan Undang 70 Kepala Negara, Kecuali Pemimpin Barat?

BRICS Summit atau KTT BRICS tahun ini di Sandton Convention Centre, Johannesburg, diharapkan menjadi salah satu yang terbesar dengan 70 undangan yang sudah dikirimkan kepada pemimpin dunia di selatan global.

Namun, negara-negara Barat seperti AS, Inggris, dan Prancis tidak diundang. Meski Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta undangan, dia tidak menerima satu pun. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Undangan Terbuka untuk Seluruh Bagian Selatan

Dilansir dari Watcher GUru, Duta Besar BRICS Afrika Selatan, Profesor Anil Sooklal, mengungkapkan bahwa semua kepala negara di Afrika telah diundang ke KTT.

Undangan juga telah diperluas ke semua kepala negara di selatan global. Banyak kepala negara telah menghubungi Presiden Cyril Ramaphosa untuk meminta undangan karena mereka tertarik untuk menghadiri KTT.

Baca Juga: Aliansi BRICS Siap Sambut 3 Negara Baru pada Agustus 2023!

Pemimpin Barat Tidak Diundang

Meski banyak kepala negara diundang, negara-negara Barat seperti AS, Inggris, dan Prancis tidak mendapatkan undangan. Keputusan ini diambil setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mencoba mendapatkan undangan untuk KTT yang akan datang.

Namun, KTT ini diharapkan dipenuhi oleh negara-negara di selatan global, yang kemungkinan besar mencari untuk bergabung dengan blok yang sedang berkembang.

Baca Juga: BRICS dan Bitcoin: Apakah Ini Kunci untuk Menjatuhkan Dominasi Dolar AS?

Refleksi dan Harapan untuk KTT BRICS

harapan untuk brics summit 2023

“Kami belum pernah memiliki jangkauan sebesar ini. Pada tahun 2018, kami memiliki seluruh kepala negara Komunitas Pembangunan Afrika Selatan (SADC) serta pemimpin selatan global,” kata Sooklal.

Dia juga menambahkan bahwa minat untuk menjadi bagian dari KTT adalah suatu bentuk kepercayaan dari pemimpin global terhadap BRICS.

Dengan lebih dari 70 kepala negara yang diundang, KTT BRICS tahun ini diharapkan menjadi salah satu yang terbesar. Meski negara-negara Barat tidak diundang, ini menunjukkan bahwa BRICS terbuka dan inklusif, dan berfokus pada isu-isu yang relevan dengan selatan global. Dengan demikian, KTT ini diharapkan dapat mendorong dialog dan kerjasama lebih lanjut antara negara-negara di selatan global.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca

Referensi:

Array