BRICS Siap Gulingkan Dominasi Dolar AS, Apakah Ini Akhir Kekuasaan Ekonomi AS?

BRICS Siap Gulingkan Dominasi Dolar AS, Apakah Ini Akhir Kekuasaan Ekonomi AS?

Pertemuan antara negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan) di Afrika Selatan bulan ini membuka pembicaraan tentang potensi mata uang baru yang dapat menggantikan dominasi dolar AS sebagai standar cadangan global.

Dengan tekanan yang meningkat untuk mata uang global baru setelah penggunaan dolar AS sebagai senjata dalam bentuk sanksi dan perang dagang, banyak negara mencari kemerdekaan yang lebih besar dari sistem keuangan AS.

Sejarah Dominasi Dolar dan Ancaman BRICS

brics meeting

Setelah Perang Dunia II, sekutu berkumpul di Bretton Woods dan menobatkan dolar AS sebagai mata uang cadangan utama dunia.

Namun, dominasi dolar mungkin segera berakhir. Pada tahun 2021, Arab Saudi dan Rusia menandatangani perjanjian kerjasama militer, mengakhiri perlindungan eksklusif AS terhadap Kerajaan Saudi.

Baca Juga: BRICS dan Dolar AS: Fokus pada Otonomi dengan Penguatan Perdagangan Internal!

Selain itu, pada Forum Ekonomi Dunia tahun ini di Davos, Menteri Keuangan Arab Saudi mengumumkan bahwa negaranya terbuka untuk berdagang dalam mata uang lain selain dolar AS. Pada KTT BRICS 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa blok tersebut sedang bekerja untuk menciptakan “mata uang cadangan internasional”.

Mata uang BRICS ini diperkirakan akan didukung oleh emas, menandai kembalinya standar emas dan memberikan stabilitas pada mata uang baru tersebut.

Perubahan Kekuatan Ekonomi Global

Negara-negara BRICS kini mewakili lebih dari 40% populasi dunia dan memiliki PDB global sebesar 31,5%, melebihi PDB G7 sebesar 30,7%.

Dengan demikian, sangat mungkin bagi negara-negara BRICS untuk menjadi sepenuhnya mandiri, berdagang di antara mereka sendiri tanpa ketergantungan pada AS.

Seiring berkurangnya ketergantungan pada dolar AS, bank sentral akan mulai membuang cadangan dolar mereka.

Ini akan mengakibatkan hiperinflasi, lonjakan suku bunga untuk mengkompensasi kehilangan daya beli, dan penurunan harga aset, yang semakin mempercepat penurunan AS.

Apakah Ini Akhir Kekuasaan AS?

Tren de-dollarisasi sedang terjadi, dan ini bukanlah sesuatu yang unik. Kenaikan dan penurunan kerajaan dan mata uang cadangan tampak sepanjang sejarah.

Mungkin sudah waktunya untuk perubahan dalam tatanan dunia, dan mungkin ini adalah waktu bagi BRICS.

Paragraf Penutup

Dengan perubahan dramatis ini dalam lanskap ekonomi global, kita mungkin melihat akhir dari dominasi dolar AS. Apakah ini berarti akhir dari kekuasaan ekonomi AS? Hanya waktu yang akan memberi tahu.

Baca Juga: Apakah Dolar AS Terancam oleh Ekspansi BRICS dan Rencana De-Dolarisasi?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi