Bitcoin Terjun Bebas, Ini Dia Analisis Prediksi Penurunan Harga Lebih Lanjut!

Bitcoin Terjun Bebas, Ini Dia Analisis Prediksi Penurunan Harga Lebih Lanjut!

Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin (BTC) baru-baru ini anjlok di bawah level kritis $60.000, menyeret pasar yang lebih luas bersamanya. Penurunan ini mengguncang investor crypto dan para ahli, memicu diskusi tentang lintasan masa depan pasar crypto.

Namun, beberapa telah mempersiapkan pikiran mereka, percaya bahwa Bitcoin dapat mengalami lebih banyak penurunan. Seorang analis Standard Chartered Bank menyatakan bahwa penurunan saat ini dapat memulai penurunan besar.

Analis Memprediksi Penurunan Harga Bitcoin yang Signifikan

Peter Brandt, seorang analis grafik berpengalaman dan pendiri Factor Trading, percaya bahwa tertinggi Bitcoin baru-baru ini sekitar $73.000 pada bulan Maret mungkin menjadi puncaknya. Dia memperingatkan investor tentang kemungkinan penurunan 50% dalam nilai token.

Baca Juga: Ethereum Geser Solana dan Raih Puncak Volume Perdagangan DEX!

Menurut sumber, Brandt pernah meramalkan penurunan tajam Bitcoin pada tahun 2018, ketika kehilangan sekitar 80% dari nilainya. Sekarang, dia menyarankan ada kemungkinan 25% bahwa Bitcoin telah mencapai puncaknya untuk siklus ini.

Dia mengantisipasi penurunan kembali ke kisaran pertengahan $30.000, yang mewakili penurunan sekitar 50% dari level saat ini.

Penurunan Bitcoin di Bawah $60.000 Dapat Menandakan Penurunan Lebih Lanjut, Peringatan Para Ahli

Dalam diskusi baru-baru ini, Standard Chartered Bank memperkirakan lebih banyak masalah untuk Bitcoin karena turun di bawah $60.000. Geoffrey Kendrick, kepala penelitian valas dan aset digital bank, menunjukkan bahwa Bitcoin dapat jatuh lebih jauh ke kisaran $50-52.000.

Selama wawancara dengan The Block, Kendrick menunjuk pada masalah spesifik dalam crypto sebagai pendorong penurunan. Ini termasuk arus keluar berturut-turut dari dana yang diperdagangkan di bursa Bitcoin spot A.S. dan respons yang rendah terhadap spot Bitcoin dan Ether ETF baru di Hong Kong.

Menurut Kendrick, lebih dari 50% posisi ETF spot telah menurun, dan sisanya berisiko dilikuidasi. Dia juga menyoroti faktor ekonomi yang lebih luas yang memengaruhi Bitcoin, termasuk penurunan ukuran likuiditas di A.S. sejak pertengahan April.

Kendrick menyarankan bahwa aset seperti kripto, yang membutuhkan banyak likuiditas, merasakan tekanan karena ekonomi menjadi lebih ketat. Dia memperkirakan titik masuk kembali potensial untuk Bitcoin pada kisaran $50-52.000, terutama jika data inflasi A.S. yang akan datang pada tanggal 15 menguntungkan.

Sentimen Bearish Bitcoin: Peluang Membeli atau Lebih Banyak Rasa Sakit di Depan?

Bitcoin (BTC) saat ini dalam fase bearish, berpotensi didorong oleh penangkapan mantan CEO Binance CZ. Berita ini telah menanamkan sentimen negatif di pasar, menyebabkan investor menjual, mengakibatkan BTC kehilangan harga krusial $60.000.

Momentum bearish terlihat jelas pada indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD), yang sekarang berada di bawah garis sinyal. Harga BTC berada di bawah garis Simple Moving Average (SMA) 50 hari, yang semakin menegaskan tren bearish. Namun, ada tanda-tanda potensi pembalikan tren. Relative Strength Index (RSI) saat ini 34, menunjukkan kondisi oversold.

Ini menyajikan titik masuk yang menarik bagi investor yang ingin membeli Bitcoin dengan harga diskon, yang berpotensi memberikan tekanan ke atas pada harga aset. Selain itu, Bitcoin mendekati SMA 200 hari, yang dapat bertindak sebagai zona support kuat di mana harga dapat menemukan dasar dan membalikkan arah.

Apakah Ini Waktu Terbaik untuk Membeli atau Tidak Membeli?

Situasi saat ini menghadirkan dilema bagi investor: Haruskah mereka membeli saat terjadi penurunan, mengantisipasi potensi pembalikan, atau menunggu konfirmasi lebih lanjut dari tren bullish? Meskipun RSI oversold dan pendekatan terhadap level support SMA 200 hari dapat menandakan peluang pembelian, namun tetap disarankan untuk berhati-hati.

Harga Bitcoin dapat terus menghadapi tekanan jual dalam jangka pendek karena sentimen negatif seputar penangkapan CEO Binance. Investor harus memantau reaksi grafik dan berita yang relevan sambil mengelola eksposur risiko yang sesuai.

Baca Juga: Intercontinental Exchange (ICE): Transformasi Global dalam Ekosistem Crypto

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi