Bitcoin: Siap Menembus ATH Baru?

Bitcoin: Siap Menembus ATH Baru?

Bitcoin kembali menunjukkan tajinya di pasar crypto. Setelah sempat menyentuh titik tertinggi sepanjang masa (ATH) di angka $69.000, kini Bitcoin kembali merangkak naik dan hanya selisih 1% dari ATH sebelumnya.

Para penggemar Bitcoin pun semakin optimis dan membanjiri media sosial dengan komentar-komentar positif. Mari kita simak beberapa fakta dan angka menarik yang menunjukkan bagaimana pasar bullish Bitcoin mungkin akan terjadi.

Bitcoin Pernah Menggandakan ATH dalam 10 Hari

Pada bulan Maret 2013, Bitcoin mengalami kenaikan harga yang luar biasa, melonjak 158% dari $34 menjadi $88 dalam waktu sebulan. Yang lebih mengejutkan, dalam kurun waktu 10 hari, harganya berhasil berlipat ganda. Hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk mengalami kenaikan harga yang sangat cepat.

Baca Juga: Stanford dan BlackRock Terjun ke Bitcoin, Tanda Era Baru Investasi Digital

Analis Bitcoin, Dylan LeClair, mencatat peristiwa ini dalam postingannya di media sosial pada tanggal 4 Maret. Menurutnya, pola kenaikan harga yang terjadi saat ini mirip dengan apa yang terjadi pada tahun 2013. Hal ini tentu saja menjadi sinyal positif bagi para investor Bitcoin.

Halving Bitcoin Belum Terjadi

Halving Bitcoin Belum Terjadi
TradingView

Kenaikan harga Bitcoin pada akhir tahun 2020 lalu didorong oleh peristiwa halving yang terjadi beberapa bulan sebelumnya, tepatnya pada bulan Mei 2020. Halving adalah peristiwa di mana hadiah yang diberikan kepada para penambang Bitcoin dipotong setengah. Peristiwa ini terjadi setiap empat tahun sekali dan dipercaya dapat mempengaruhi harga Bitcoin.

Menurut Jaran Mellerud, salah satu pendiri dan kepala strategi Hashlabs Mining, halving berikutnya diperkirakan akan terjadi pada tahun 2024. Artinya, masih ada waktu bagi Bitcoin untuk terus naik sebelum halving terjadi. Hal ini tentu saja menjadi kabar baik bagi para investor Bitcoin.

Permintaan Bitcoin Semakin Kuat dengan ETF

Tidak seperti pasar bullish sebelumnya, permintaan Bitcoin saat ini juga didorong oleh hadirnya Bitcoin exchange-traded funds (ETF) di Amerika Serikat. ETF adalah instrumen investasi yang memungkinkan investor untuk memperdagangkan Bitcoin tanpa harus membeli Bitcoin secara langsung.

Hadirnya Bitcoin ETF membuat Bitcoin semakin mudah diakses oleh para investor crypto, termasuk investor institusi. Hal ini tentu saja meningkatkan permintaan Bitcoin dan berdampak positif pada harganya. Kehadiran Bitcoin ETF juga menunjukkan bahwa Bitcoin semakin diterima sebagai aset investasi yang sah.

Bitcoin: Menuju ATH Baru

Berdasarkan fakta dan angka yang telah dibahas, dapat disimpulkan bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk terus naik dan menembus ATH baru. Hal ini didukung oleh beberapa faktor, seperti kenaikan harga yang cepat di masa lalu, Bitcoin halving yang belum terjadi, dan permintaan yang semakin kuat dengan hadirnya Bitcoin ETF.

Namun, perlu diingat bahwa investasi dalam Bitcoin tetap memiliki risiko yang tinggi. Harga Bitcoin dapat berfluktuasi secara liar dan investor dapat kehilangan uang mereka. Oleh karena itu, penting untuk melakukan riset dan memahami risiko sebelum berinvestasi dalam Bitcoin.

Baca Juga: Bitcoin Catat All Time High Baru! Harga BTC Terbang Tinggi Melewati $69.000!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi