Bitcoin: Penghambat atau Pendorong Perkembangan AI?

Bitcoin: Penghambat atau Pendorong Perkembangan AI?

Dalam dunia yang semakin digital, dua teknologi yang sedang naik daun, Bitcoin dan kecerdasan buatan (AI), tampaknya berada dalam persaingan sengit. Analis cryptocurrency, Tuur Demeester, baru-baru ini memicu perdebatan dengan mengklaim bahwa Bitcoin bisa memperlambat perkembangan AI. Namun, apakah ini benar? Atau sebaliknya, apakah Bitcoin justru bisa mempercepat perkembangan AI?

Bitcoin: Penghambat Perkembangan AI?

bitcoin penghambat ai
Sumber: Akun X Tuur Demeester

Demeester berpendapat bahwa sumber daya kritis seperti data besar, listrik, dan chip semikonduktor sangat penting untuk perkembangan kecerdasan umum yang maju (AGI).

Mengingat sumber daya ini terbatas dan persaingan untuk mendapatkannya sangat ketat, penambangan Bitcoin, dengan kebutuhan chip dan listrik yang besar, bisa menjadi penyeimbang alami terhadap pertumbuhan AI.

Pandangan ini didasarkan pada gagasan bahwa industri penambangan Bitcoin bisa berkembang menjadi jauh lebih besar, sehingga menciptakan lanskap kompetitif untuk sumber daya kritis ini.

Baca Juga: Cathie Wood, CEO Ark Invest, Ramalkan Harga Bitcoin (BTC) Capai $1,5 Juta!

Bitcoin: Pendorong Perkembangan AI?

bitcoin dan perkembangan ai
The image created by AI

Namun, pandangan Demeester ini mendapat banyak kritik. Seorang pengguna menanggapi postingan Demeester dengan menunjukkan bahwa Bitcoin justru bisa mempercepat perkembangan AI. Pengguna tersebut menunjukkan bahwa kemampuan AI untuk memproses transaksi Bitcoin, seperti mengirimkan invoice lightning, memberdayakannya untuk berinteraksi dengan dunia fisik melalui perantara manusia.

Dalam responsnya, Demeester mengakui bahwa AI memang bisa memanfaatkan Bitcoin untuk berinteraksi dengan manusia. Dia mengusulkan bahwa perekrutan langsung oleh AI, yang diincentifkan oleh hadiah moneter, lebih disukai daripada taktik manipulasi tidak langsung. Namun, dia masih ragu apakah penggunaan Bitcoin oleh AI merupakan pendorong dalam dirinya sendiri.

Baca Juga: Prediksi Mengejutkan Analis CoinShares: Bitcoin Berpotensi Capai Rp1,2 Miliar!

Implikasi dan Dampak

Perdebatan ini membuka diskusi yang lebih luas tentang lintasan yang saling berpotongan antara AI dan teknologi cryptocurrency. Perdebatan ini melampaui alokasi sumber daya untuk mencakup implikasi yang lebih luas dari teknologi ini terhadap perkembangan satu sama lain.

Sementara pandangan Demeester menawarkan perspektif berhati-hati tentang sifat intensif sumber daya Bitcoin yang berpotensi memperlambat perkembangan AI, pendapat yang berlawanan menyoroti kompleksitas dan sifat multifaset dari interaksi ini.

Perdebatan yang dipicu oleh postingan Tuur Demeester menyoroti cara-cara rumit dan seringkali tak terduga di mana teknologi baru seperti AI dan Bitcoin dapat berpotongan dan mempengaruhi satu sama lain. Meskipun diskusi ini masih jauh dari kesimpulan, ini menekankan pentingnya dialog dan analisis yang berkelanjutan seiring perkembangan teknologi ini dan merombak lanskap inovasi digital.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: