Mungkinkah Bitcoin (BTC) Turun ke $50.000?

Mungkinkah Bitcoin (BTC) Turun ke $50.000?

Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin telah menunjukkan pergerakan yang fluktuatif dalam beberapa bulan terakhir. Setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $69.000 pada bulan November 2021, Bitcoin mengalami penurunan hingga menyentuh level $33.000 pada bulan Januari 2022. Sejak saat itu, Bitcoin telah menunjukkan tren pemulihan dan berhasil kembali ke kisaran $40.000. Namun, apakah Bitcoin berpotensi untuk turun kembali ke level $50.000?

Analis: Kecil Kemungkinan Bitcoin Turun ke $50.000

kemungkinan kecil btc turun
Sumber: Akun X Dylan Le Clair

Menurut analis kripto Dylan LeClair dari UTXO Management, kecil kemungkinan Bitcoin akan turun kembali ke level $50.000 dalam waktu dekat. LeClair menjelaskan bahwa frekuensi Bitcoin mencapai level support yang lebih tinggi, serta kurangnya “froth” di pasar derivatif, menunjukkan bahwa harganya tidak mungkin turun kembali ke $50.000.

LeClair juga mencatat bahwa jika Bitcoin naik kembali ke kisaran harga $70.000-$75.000, maka akan memberikan tekanan signifikan pada posisi short. Jika harga Bitcoin naik ke $70.000, maka sekitar $174,17 juta akan dilikuidasi. Jika mencapai batas atas kisaran LeClair ($75.000), maka sekitar $830 juta posisi short akan menghadapi likuidasi.

Meskipun demikian, LeClair mengakui bahwa penurunan harga Bitcoin ke $50.000 dapat memicu likuidasi substansial dari posisi long. Namun, ia menilai hal tersebut tidak mungkin terjadi mengingat pergeseran harga baru-baru ini dan meningkatnya level support.

Baca Juga: Analisis Coinbase: Periode Lemah Tahunan Jadi Ujian untuk Halving Bitcoin Kali Ini!

Pergerakan Harga Bitcoin Jelang Halving

pergerakan harga btc jelang halving
Peta likuidasi Bitcoin. Sumber: CoinGlass

Harga Bitcoin diperkirakan akan mengalami volatilitas menjelang acara halving yang akan berlangsung pada tanggal 20 April 2023. Halving adalah peristiwa yang terjadi setiap empat tahun sekali di mana hadiah blok penambang Bitcoin dipotong setengahnya. Hal ini diperkirakan akan berdampak pada pasokan Bitcoin dan dapat mempengaruhi harganya.

Sejak halving terakhir pada tahun 2020, harga Bitcoin telah meningkat sekitar 658%. Jika pola grafik historis berulang, harga Bitcoin dapat mencapai $434.280 per koin pada halving tahun 2028 jika berkinerja mirip dengan siklus saat ini.

Baca Juga: Bitcoin Siap Meroket, Wall Street Borong Ribuan BTC per Hari!

Prospek Bitcoin di Masa Depan

prospek bitcoin masa depan
Sumber: Akun X Rekt Capital

Prospek Bitcoin di masa depan masih menjadi perdebatan di antara para analis dan investor. Beberapa analis percaya bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk terus tumbuh dan mencapai harga yang lebih tinggi dalam jangka panjang. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa Bitcoin mungkin menghadapi tantangan dan mengalami koreksi harga lebih lanjut.

Terlepas dari ketidakpastian tersebut, Bitcoin tetap menjadi aset kripto yang paling populer dan memiliki kapitalisasi pasar terbesar. Perkembangan teknologi blockchain dan meningkatnya adopsi Bitcoin oleh institusi dan perusahaan besar dapat memberikan dukungan positif bagi harganya di masa depan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi