Bitcoin Menembus $41.000, Bakal Bullish dalam Waktu Dekat?

Bitcoin Menembus $41.000, Bakal Bullish dalam Waktu Dekat?

Kabar gembira bagi para penggemar crypto, Bitcoin tampaknya tidak kenal lelah mendaki puncak harga. Dengan pergerakan harga yang berhasil menembus $41.000, para trader Bitcoin bersiap-siap untuk kembali ke masa kejayaan. Namun, apakah ini pertanda lonjakan atau hanya harapan semu? Simak analisa lengkapnya berikut ini!

Harga Bitcoin Menantang Resistensi

analisa btc daan crypto
Grafik beranotasi BTC/USD dengan data harga futures CME. Sumber: Daan Crypto Trades/X

Bitcoin kini berada di ambang harga $41.000, sebuah angka yang telah lama dinantikan oleh para investor dan pengamat pasar. Dalam beberapa hari terakhir, Bitcoin berhasil menyingkirkan penjual dan melikuidasi short senilai $60 juta. Ini menunjukkan bahwa ada dorongan kuat yang mungkin membawa Bitcoin kembali ke harga tertinggi sepanjang masa.

Trader populer di media sosial telah mengamati bahwa ada gerakan besar yang tampaknya menargetkan posisi short di berbagai pasangan mata uang. Ini menimbulkan pertanyaan, apakah kita akan menyaksikan kembalinya era keemasan Bitcoin? Data terkini menunjukkan bahwa likuidasi short Bitcoin mencapai sekitar $30 juta pada tanggal 1 dan 2 Desember 2023.

Baca Juga: Bitcoin Menuju $100.000 di Akhir Tahun 2024? Ini Prediksi Standard Chartered!

Volume Perdagangan dan Open Interest

Meskipun harga Bitcoin menunjukkan kenaikan, ada kekhawatiran mengenai volume perdagangan yang tidak mendukung kenaikan tersebut. Analisis dari Material Indicators menunjukkan bahwa dukungan volume kuat berada di kisaran $33.000, sementara resistensi kini berada di $42.000. Ini menandakan bahwa pergerakan harga saat ini mungkin tidak berkelanjutan.

Di sisi lain, open interest untuk futures Bitcoin telah mencapai titik tertinggi dalam tujuh bulan terakhir, dengan total melebihi $17 miliar. Ini menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin masih sangat tinggi, dan bisa menjadi indikator penting untuk pergerakan harga selanjutnya. Namun, analis crypto memperingatkan adanya sinyal jual yang muncul di grafik teknikal, yang bisa mengindikasikan koreksi harga mendatang.

Baca Juga: Bitcoin Melonjak 5%, Tembus Rp630 Juta! Tertinggi Sejak April 2022? Ini Analisanya!

Miner Bitcoin Mulai Menjual

grafik perbandingan btc
Grafik perbandingan BTC/USD. Sumber: Alan Tardigrade/X

Dalam perkembangan terbaru, para penambang Bitcoin mulai melepas kepemilikan mereka setelah kenaikan harga pada akhir Oktober. Lebih dari 5.000 BTC telah dijual, yang menunjukkan bahwa para penambang mungkin tidak yakin dengan keberlanjutan tren harga saat ini.

Ini bisa menjadi sinyal bagi kamu untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Meskipun ada sinyal jual, masih ada peluang bagi kamu untuk memanfaatkan koreksi harga sebagai kesempatan membeli. Namun, skenario ini akan berubah jika Bitcoin berhasil menutup minggu di atas $42.500, yang akan menandakan kelanjutan tren bullish.

Dengan semua dinamika yang terjadi di pasar crypto, Bitcoin masih menjadi topik hangat yang terus diperbincangkan. Apakah ini akan menjadi awal dari lonjakan harga yang baru, atau hanya sekedar fluktuasi sementara?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: