Mengapa Bitcoin (BTC) Mengalami Lonjakan Harga di Oktober 2023? Inilah Alasannya!

Mengapa Bitcoin (BTC) Mengalami Lonjakan Harga di Oktober 2023? Inilah Alasannya!

Kamu mungkin telah mendengar bahwa Bitcoin mengalami kenaikan harga yang signifikan di Oktober 2023 hingga 30% mencapai harga Rp554 juta. Tapi apa yang sebenarnya terjadi di balik lonjakan tersebut? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Analisis On-Chain Menunjukkan Optimisme

grafik btc terbaru
Grafik beranotasi BTC/USD dengan data moving average. Sumber: Glassnode

Menurut analisis dari firma on-chain, Glassnode, Bitcoin diperkirakan akan menyelesaikan tahun 2023 dengan kenaikan yang signifikan. Dalam edisi terbaru dari laporan mingguannya, disebutkan bahwa pekan ini telah “membangun dasar” untuk tren kenaikan harga Bitcoin.

Bitcoin berhasil menembus berbagai garis tren kunci minggu ini, mencapai $35.200 atau Rp560 juta (kurs $1 = Rp15.900). Beberapa garis tren tersebut termasuk moving average (MA), salah satunya adalah MA 200 minggu di $28.400, yang dikenal sebagai garis support “bear market”. Glassnode mencatat bahwa setelah sebulan pasar meningkat, para pelaku pasar berhasil menembus rata-rata 111 hari, 200 hari, dan 200 minggu.

Baca Juga: Dominasi Bitcoin Sentuh 54%, Meraih Tingkat Tertinggi dalam 30 Bulan!

Profitabilitas Investor Meningkat

Dengan kenaikan harga yang terjadi, profitabilitas berbagai kelompok investor meningkat secara signifikan. Dasar biaya dari spekulator dan pendatang baru di pasar juga berada di sekitar $28.000.

Rata-rata dasar biaya pemegang jangka pendek (Short-Term Holder – STH) kini berada di belakang pada $28.000, menjadikan investor rata-rata mendapatkan keuntungan sekitar +20%. Glassnode juga menunjukkan bahwa bahkan sebelum kenaikan Oktober, tidak ada perilaku penjualan besar-besaran yang terlihat.

Baca Juga: Investasi Bitcoin Melalui ETF Bisa Meraup Keuntungan Fantastis? Ini Faktanya!

Bitcoin Membangun Dasar untuk Tahun Hijau

monthly return bitcoin
Sumber: Glassnode

Meskipun menghadapi masalah profitabilitas, pemegang jangka panjang (Long-Term Holders – LTHs) kini memiliki lebih dari tiga perempat pasokan BTC yang tersedia untuk pertama kalinya. Dasar biayanya lebih rendah, mendekati $20.000. Meskipun beberapa orang percaya bahwa Bitcoin masih bisa kembali ke area tersebut, Glassnode optimis tentang bagaimana tahun ini akan berakhir.

Sebagian besar pasokan dan investor kini berada di atas harga rata-rata impas, yang berada di sekitar $28.000. Ini membentuk dasar untuk kelanjutan tren naik 2023. Setidaknya, pasar telah melintasi beberapa level kunci di mana psikologi investor kemungkinan akan berlabuh, menjadikan minggu-minggu berikutnya penting untuk diawasi.

Jadi, apakah kamu siap untuk menyaksikan bagaimana Bitcoin akan berperforma di bulan-bulan mendatang? Dengan dasar yang kuat dan optimisme yang meningkat, masa depan crypto ini tampaknya cerah.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: