Bitcoin Lepas Diri dari Obligasi Jangka Panjang, Inilah Alasannya!

Bitcoin Lepas Diri dari Obligasi Jangka Panjang, Inilah Alasannya!

Bitcoin, aset crypto terkemuka, menunjukkan perubahan signifikan dalam korelasinya dengan obligasi jangka panjang. Korelasi ini mencapai titik terendah dalam setahun terakhir, menandakan pergeseran besar dalam persepsi pasar terhadap Bitcoin. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Perubahan Korelasi Bitcoin dan Obligasi Jangka Panjang

bitcoin dan korelasi obligasi jangka panjang
Sumber: Into The Block

Dalam sebulan terakhir, korelasi Bitcoin dengan obligasi jangka panjang telah turun ke titik terendah dalam setahun terakhir. Menurut analis IntotheBlock, Lucas Outumuro, ini menandakan perubahan signifikan dalam cara pasar melihat dan menilai Bitcoin.

Pada tahun 2022, peningkatan suku bunga menyebabkan penurunan nilai obligasi jangka panjang dan Bitcoin. Namun, seiring melambatnya kenaikan suku bunga tahun ini, nilai kedua aset ini mulai naik.

Namun, harga obligasi jangka panjang masih tertinggal dalam sebulan terakhir, sementara harga Bitcoin telah tumbuh, menghasilkan korelasi rendah sebesar -0.74 di antara mereka. Data dari IntoTheBlock menunjukkan bahwa dalam 30 hari terakhir, harga Bitcoin telah naik 7%, sementara nilai ETF obligasi jangka panjang telah turun 10%.

Baca Juga: Harga Bitcoin (BTC) Bergerak Sideways di Tengah Kekacauan Pasar Obligasi!

Persepsi Baru terhadap Bitcoin

persepsi baru terhadap bitcoin
Sumber: CNBC

Outumuro berpendapat bahwa penurunan korelasi antara kedua aset ini disebabkan oleh perubahan persepsi terhadap Bitcoin. Narasi seputar Bitcoin telah bergeser dari dilihat sebagai alat tukar menjadi penyimpan nilai. Outumuro menilai Rasio Nilai Jaringan terhadap Transaksi (NVT) Bitcoin – ukuran kapitalisasi pasar koin terhadap volume transaksi on-chain-nya – dan menemukan bahwa itu mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada September.

Menurut Outumuro, lonjakan rasio NVT koin menunjukkan bahwa nilai Bitcoin tidak lagi sepenuhnya didasarkan pada utilitas transaksionalnya. Sebaliknya, pada tahun 2023, permintaan terhadap Bitcoin meningkat seiring terbongkarnya celah-celah dalam sistem keuangan tradisional.

Baca Juga: Robert Kiyosaki: “Saatnya Beli Saham Apple dan Bitcoin!”

Pergerakan Harga Bitcoin

pergerakan harga btc hari ini
Sumber: AMBCrypto

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan pada $27.924, mencatat kenaikan harga 2% dalam 24 jam terakhir, menurut data dari CoinMarketCap. Meski harga terus bergerak dalam kisaran sempit, akumulasi melebihi distribusi dalam grafik harian.

Indikator arah positif (hijau) berada di 27.83, lebih tinggi dari indikator arah negatif (merah) di 9.17, menunjukkan bahwa kekuatan pembeli melebihi penjual.

Meski mungkin masih terlalu dini untuk memprediksi pasar bullish, jelas bahwa pasar secara umum telah mengubah nada mereka terhadap Bitcoin. Perubahan ini menunjukkan bahwa Bitcoin semakin diterima sebagai aset investasi yang layak dan bukan hanya sebagai alat transaksi digital.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: