Bitcoin Menuju Era Baru dengan Peluncuran ‘Taproot Assets’ oleh Lightning Labs!

Bitcoin Menuju Era Baru dengan Peluncuran ‘Taproot Assets’ oleh Lightning Labs!

Dalam dunia yang semakin digital, Bitcoin terus berinovasi dan berkembang. Lightning Labs, pengembang infrastruktur layer-2 Bitcoin, baru-baru ini meluncurkan protokol Taproot Assets di jaringan utama. Langkah ini membuka jalan bagi penerbitan stablecoins dan aset lainnya di Bitcoin dan Lightning, menandai awal era baru bagi Bitcoin. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Taproot Assets: Membuat Bitcoin Menjadi Jaringan Multi-Aset

Taproot Assets dirancang untuk memberikan para pengembang “alat yang dibutuhkan untuk menjadikan Bitcoin sebagai jaringan multi-aset, tetapi dengan cara yang dapat diskalakan yang menjunjung nilai-nilai inti Bitcoin,” menurut Lightning Labs.

Ryan Gentry, direktur pengembangan di Lightning Labs, menulis dalam postingan blog bahwa peluncuran ini menandai fajar era baru bagi Bitcoin. Tujuan Lightning Labs adalah melihat transaksi valuta asing diselesaikan melalui jaringan Lightning.

Perusahaan mengklaim bahwa kemampuan untuk menambahkan stablecoin ke aplikasi mereka adalah salah satu permintaan utama yang mereka terima dari pengembang.

Baca Juga: Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin (BTC) Mencapai $135.000! Siap Masuk Fase Bullish?

Taproot Assets dan Dampaknya terhadap Jaringan Bitcoin

bitcoin dan taproot assets
Sumber: Bitcoin News

Peningkatan sebelumnya pada jaringan Bitcoin telah menjadi kontroversial di antara beberapa pengguna karena kekhawatiran akan kemacetan jaringan. Namun, Gentry memberi tahu CoinDesk bahwa Taproot Assets kemungkinan besar tidak akan menyebabkan masalah ini.

“Protokol ini hanya membutuhkan penerbit untuk melakukan satu transaksi Bitcoin untuk mencetak jumlah Taproot Assets yang efektif tidak terbatas, dan semua metadata yang menjelaskan aset tersebut disimpan off-chain, dengan hanya komitmen kriptografis ke aset yang disimpan on-chain,” tulis Gentry dalam pesan langsung, dikutip dari Coindesk, Minggu (22/10/2023).

“Selanjutnya, bertransaksi dengan Taproot Assets melalui Jaringan Lightning akan terjadi off-chain dan tidak akan menyentuh blockchain sama sekali,” tambahnya.

Dengan peluncuran Taproot Assets oleh Lightning Labs, Bitcoin semakin menunjukkan potensinya sebagai jaringan multi-aset yang dapat diskalakan. Ini menandai langkah maju penting dalam evolusi Bitcoin dan teknologi crypto secara umum, membuka peluang baru bagi pengembang dan pengguna di seluruh dunia.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: