Bitcoin Kembali Meroket ke $71.000, Ini Alasannya!

Bitcoin Kembali Meroket ke $71.000, Ini Alasannya!

Setelah sempat mengecewakan investor dengan koreksi tajam ke $65.000, mata uang crypto terkemuka Bitcoin kembali menunjukkan taringnya dengan menembus level $71.000. Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi comeback yang kuat ini.

Pengaruh Pasar Berjangka

Pengaruh Pasar Berjangka
TradingView

Peran pasar berjangka sangat krusial dalam mendorong harga Bitcoin naik. Data dari Coinglass menunjukkan bahwa dalam 24 jam terakhir, terdapat likuidasi terhadap 64.480 trader, dengan total likuidasi crypto mencapai $184 juta. Khusus untuk Bitcoin, terjadi likuidasi short senilai $56,9 juta dan long senilai $16 juta.

Analis crypto Byzantine General mencatat peningkatan signifikan dalam open interest, yang mengindikasikan bahwa leverage menjadi faktor utama yang mendorong harga Bitcoin lebih tinggi. Ia menyatakan, “Saya tidak bisa tidak merasa bahwa BTC diperdagangkan seperti ada yang tahu sesuatu.

Baca Juga: Harga ONDO Siap Melonjak ke $1? Gelombang Baru Investor Mengguncang Pasar!

Open interest senilai $1 miliar ditambahkan dalam beberapa jam terakhir. Saya pikir sebagian besar leverage inilah yang mendorong kita lebih tinggi.” Namun, analis lain, Furkan Yildirim, memperingatkan tentang keberlanjutan reli ini. Ia menunjukkan bahwa open interest yang dibangun sejak kemarin telah mencapai lebih dari $1,7 miliar, sebagai tanda posisi overleveraged.

“Yang sebenarnya adalah bahwa open interest lebih dari $1,7 miliar telah dibangun sejak kemarin. Kami semakin melihat penggunaan posisi overleveraged lagi,” katanya, menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan pergerakan tersebut.

Berita Positif untuk Bitcoin

Reli Bitcoin juga didorong oleh serangkaian berita optimis. Bursa Efek London (LSE) mengumumkan rencananya untuk memperkenalkan pasar untuk exchange-traded notes (ETN) Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH) pada 28 Mei. Keputusan ini membuka pintu bagi investor profesional di Eropa dan menandakan semakin kuatnya penerimaan institusional.

Selain itu, berita tentang perusahaan Peru, Nilam Resources, yang menyatakan niatnya untuk membeli 24.800 Bitcoin (senilai $1,7 miliar) “dengan harga diskon relatif terhadap harga pasar saat ini” melalui strategi akuisisi yang melibatkan MindWave, entitas tujuan khusus, telah menyuntikkan dosis kegembiraan dan skeptisisme ke pasar, mengingat status saham OTC microcap Nilam.

ETF Bitcoin dan Coinbase Premium

Faktor penting lainnya yang memengaruhi reli harga Bitcoin adalah dinamika seputar ETF Bitcoin dan Coinbase premium. Coinbase Premium Gap kembali positif kemarin, seperti yang diamati oleh analis CryptoQuant Maartunn, yang mengindikasikan permintaan kuat untuk ETF Bitcoin spot.

Mengingat Coinbase menjadi kustodian sekitar 90% aset ETF Bitcoin, premium tersebut muncul sebagai indikator penting permintaan institusional untuk Bitcoin. Hal ini semakin dibuktikan dengan arus masuk bersih ETF yang positif kemarin, sebesar $15,4 juta setelah minggu lalu mengalami lima hari berturut-turut arus keluar bersih.

Penutup

Comeback Bitcoin yang kuat ke level $71.000 didorong oleh beberapa faktor, termasuk pengaruh pasar berjangka, berita positif untuk Bitcoin, dinamika seputar ETF Bitcoin dan Coinbase premium, serta technical breakout. Namun, masih ada keraguan tentang keberlanjutan reli ini di tengah kekhawatiran tentang over-indebtedness dan stabilitas pasar crypto.

Baca Juga: Ethereum: Siap Menembus $4.000 di Awal April 2024?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi