Bitcoin Anjlok di Bawah $60.000, Pasar Crypto Mengalami Bulan Terburuk Sejak Keruntuhan FTX?

Bitcoin Anjlok di Bawah $60.000, Pasar Crypto Mengalami Bulan Terburuk Sejak Keruntuhan FTX?

Jakarta, Pintu News – Pasar crypto sedang mengalami penurunan tajam, dengan Bitcoin (BTC) jatuh di bawah $60.000 dan altcoin utama lainnya juga mengalami kerugian besar. Penurunan ini terjadi di tengah kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga Fed atau Federal Reserve AS dan data ekonomi AS yang suram.

Anjloknya Harga Bitcoin

Bitcoin jatuh ke level terendah $59.100 pada Selasa sore, level terlemah sejak akhir Februari dan turun lebih dari 5% selama 24 jam terakhir. Penurunan ini memperpanjang penurunan BTC baru-baru ini, yang telah melihat mata uang crypto kehilangan sekitar 20% dari tertinggi sepanjang masa di atas $73.000 yang dicapai pada pertengahan Maret.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penurunan

Beberapa faktor telah berkontribusi terhadap penurunan harga Bitcoin. Salah satu faktor utama adalah kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga Federal Reserve AS. Data ekonomi AS terbaru menunjukkan bahwa ekonomi AS melambat dan tekanan harga meningkat, yang telah memicu ekspektasi bahwa Fed akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Baca Juga: Bitcoin Berpotensi Turun ke $50.000, Akankah Terjadi?

Kenaikan suku bunga dapat mengurangi daya tarik aset berisiko seperti Bitcoin. Faktor lain yang berkontribusi terhadap penurunan adalah debut yang buruk dari ETF Bitcoin di Hong Kong. ETF ini diharapkan dapat menarik investor institusional ke pasar crypto, tetapi volume perdagangannya pada hari pertama sangat rendah. Hal ini menunjukkan bahwa minat investor crypto mungkin tidak sekuat yang diharapkan.

Dampak pada Pasar Crypto yang Lebih Luas

Dampak pada Pasar Crypto yang Lebih Luas

Penurunan Bitcoin juga berdampak pada pasar crypto yang lebih luas. Ether (ETH), altcoin terbesar kedua, turun sekitar 7% selama 24 jam terakhir. Altcoin lainnya seperti Solana (SOL), Cardano (ADA), dan Dogecoin (DOGE) juga mengalami kerugian besar.

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar crypto total telah turun hampir 18% nilainya, mencatat penurunan terbesar sejak Juni 2022. Penurunan ini menunjukkan bahwa pasar crypto sedang mengalami koreksi yang signifikan.

Penutup

Penurunan harga Bitcoin dan pasar crypto yang lebih luas kemungkinan akan berlanjut dalam jangka pendek. Kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga Fed dan data ekonomi AS yang suram dapat terus membebani sentimen investor.

Namun, dalam jangka panjang, prospek Bitcoin dan pasar crypto tetap positif. Adopsi crypto semakin meningkat dan teknologi blockchain memiliki potensi untuk merevolusi berbagai industri.

Baca Juga: Galxe (GAL) Crypto: Mata Uang Digital Baru yang Mengejutkan Dunia Keuangan!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi