93% Bank Sentral Dunia Terjun ke CBDC! Apa yang Mereka Kerjakan?

93% Bank Sentral Dunia Terjun ke CBDC! Apa yang Mereka Kerjakan?

Bank for International Settlements (BIS), sebuah organisasi yang bertujuan mendukung kerja sama internasional bank sentral dunia, telah merilis hasil survei mereka tahun 2022 tentang mata uang digital bank sentral (CBDC) dan crypto.

Survei tersebut menemukan bahwa 93% dari 86 bank yang disurvei terlibat dalam pekerjaan terkait CBDC di berbagai level.

BIS: 93% Bank Sentral Terlibat dalam Aktivitas CBDC

Bank for International Settlements (BIS), sebuah lembaga yang bertindak sebagai bank dari bank sentral, telah merilis hasil survei tahun 2022 tentang mata uang digital bank sentral (CBDC) dan crypto.

Dalam sebuah makalah baru berjudul “Making Headway,” lembaga tersebut melaporkan bahwa 93% dari 86 bank yang termasuk dalam survei “terlibat dalam beberapa bentuk pekerjaan CBDC dan lebih dari setengahnya menjalankan eksperimen konkret atau bekerja pada pilot.”

Makalah ini menyatakan bahwa angka-angka ini menunjukkan ketidakpastian mengenai penerbitan CBDC dalam jangka pendek mulai meredup.

Namun, melalui penelitian mereka, beberapa bank sentral ini kurang mungkin mengeluarkan CBDC ritel dalam tiga tahun ke depan, sementara yang lain lebih mungkin.

Baca Juga: Bank-bank di Jerman Mulai Menerima Crypto di Tengah Kabar Resesi

Namun, konsep CBDC grosir, yang akan digunakan sebagai rel pembayaran antara bank swasta, semakin diterima, karena jumlah bank sentral yang mungkin mengeluarkan jenis mata uang ini telah lebih dari dua kali lipat sejak survei terakhir.

Alasan penerbitan CBDC bervariasi, tetapi dokumen ini mengidentifikasi peningkatan pembayaran lintas batas sebagai salah satu pendorong kerja dan penelitian CBDC.

Namun, di pasar negara berkembang dan ekonomi berkembang, penelitian CBDC lebih didorong oleh “motivasi terkait inklusi keuangan.”

Mengenai Crypto dan Stablecoins

rpay dompet stablecoin
Sumber: PYMNTS

Munculnya stablecoins dan aset crypto telah memindahkan dunia keuangan tradisional untuk berinovasi.

Survei menemukan bahwa 60% bank sentral yang dikonsultasikan telah mempercepat pekerjaan pada CBDC karena keberadaan alternatif ini.

Penerbitan stablecoins juga telah mengkhawatirkan penerbit mata uang tentang efek yang mungkin terjadi pada ekonomi mereka.

Baca Juga: Survei Bank for International Settlements: 93% Bank di Dunia Berlomba Mengembangkan CBDC

Menurut jajak pendapat BIS, 70% bank sentral ini sedang meneliti ketidakstabilan yang bisa disebabkan stablecoins di ekonomi mereka, dan 40% telah mempelajari bagian penggunaan yang dimiliki aset crypto dan stablecoins di yurisdiksi mereka.

Namun, stablecoins dan aset crypto hampir tidak digunakan jauh dari platform keuangan terdesentralisasi dan bursa perdagangan crypto.

Bank sentral melaporkan bahwa, hanya jarang mereka digunakan untuk menyelesaikan remitansi dan pembayaran ritel.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: