Binance Luncurkan Megadrop, Platform Airdrop dan Web3 Quest!

author:

Array

Binance Luncurkan Megadrop, Platform Airdrop dan Web3 Quest!

Jakarta, Pintu News – Binance, bursa kripto populer dunia, baru saja mengumumkan peluncuran Binance Megadrop, sebuah platform peluncuran token yang menggabungkan airdrop dan Web3 quest.

Platform ini memungkinkan pengguna untuk berlangganan BNB Locked Products dan menyelesaikan tugas (quest) di Web3 Wallet mereka untuk mendapatkan hadiah awal dari proyek Web3 tertentu, termasuk BounceBit (BB), sebuah rantai re-staking BTC.

Binance Luncurkan Megadrop

Sumber: X

Pada 18 April 2024, Binance mengumumkan telah meluncurkan platform peluncuran token baru bernama Binance Megadrop. Platform ini mengintegrasikan Binance Simple Earn dan Binance Web3 Wallet untuk meningkatkan pengalaman airdrop bagi penggunanya.

Baca juga: Heboh! Binance Ubah Dana SAFU $1 Miliar Jadi Stablecoin USDC Demi Stabilitas

Megadrop secara eksklusif memberikan akses awal kepada pengguna untuk proyek Web3 terpilih bahkan sebelum terdaftar di Binance, dengan BNB.

Lebih lanjut, Binance Megadrop telah memperkenalkan BounceBit (BB) sebagai proyek pertama di platform tersebut, di mana pengguna akan mendapatkan 8% dari pasokan token, yaitu 168,000,000 token BB.

BounceBit memungkinkan pemegang BTC untuk mendapatkan penghasilan dari berbagai sumber melalui kombinasi kerangka CeFi dan DeFi, serta membangun infrastruktur re-hypothecation BTC.

Pergerakan Binance Sebelum Halving Bitcoin 2024

Meskipun ada kekhawatiran mengenai gugatan SEC dan penurunan harga Bitcoin sebelum halving, Binance terus melakukan perkembangan positif.

Baca juga: Binance Integrasikan 35 dApp Baru ke dalam Dompet Web3 untuk Gaming!

CEO Binance, Richard Teng, baru-baru ini menyatakan bahwa bursa kripto tersebut sedang hati-hati mempertimbangkan lokasi kantor pusatnya dan dalam diskusi konstruktif di banyak negara.

Sementara itu, Binance Holdings telah mencapai tonggak penting dengan memperoleh lisensi Penyedia Layanan Aset Virtual (VASP) penuh di Dubai. Langkah ini mengikuti keputusan strategis oleh salah satu pendiri, Changpeng “CZ” Zhao, untuk melepaskan kontrol suaranya di entitas lokal.

Tidak hanya itu, Binance juga sedang mempertimbangkan untuk kembali masuk ke negara-negara lain termasuk India setelah menghadapi penolakan regulasi tahun lalu.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

*Featured Image: Watcher Guru

Array