Binance Gandeng INTERPOL, Perangi Kejahatan Siber!

Binance Gandeng INTERPOL, Perangi Kejahatan Siber!

Bursa mata uang kripto terbesar di dunia, Binance, baru-baru ini mengadakan pelatihan penegakan hukum virtual untuk para perwira dari INTERPOL. Sesi ini difokuskan untuk berbagi keahlian Binance dalam investigasi mata uang kripto dan kepolisian siber untuk memperkuat kemampuan INTERPOL dalam menanggulangi ancaman siber.

Lebih dari 30 petugas dari INTERPOL menghadiri pelatihan setengah hari tersebut. Perwakilan Binance memaparkan secara rinci kiat-kiat pendekatan dan metode yang efisien untuk melawan kejahatan siber di lingkungan Web3 yang sedang berkembang. Hal ini menegaskan sifat proaktif Binance terhadap masalah keamanan dan janjinya untuk memberdayakan perusahaan penegak hukum dalam mencapai misi ini. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Binance Berbagi Keahlian dengan INTERPOL

“Untuk tahun 2023, tim spesialis kami telah menyelenggarakan lebih dari 120 lokakarya dan program pelatihan dalam skala global untuk otoritas regional,” kata Giacomo Zucco, Kepala Keamanan Binance.

“Lebih jauh, kami berencana untuk memperluas upaya kerja sama ini dengan INTERPOL dan mitra lainnya untuk tahun 2024.”

Para perwira INTERPOL menyambut baik upaya Binance untuk memungkinkan kerja sama industri dan penegakan hukum.

Harry Dexter, Manajer Operasi Kejahatan Siber INTERPOL, mengatakan,

“Karena kejahatan keuangan semakin bermigrasi secara daring dan ke mata uang kripto, membangun kecakapan petugas kami sangat penting. Sesi seperti ini membantu para penyelidik untuk tetap selangkah lebih maju dari ancaman yang muncul.”

Tim keamanan khusus Binance, yang terdiri dari 300 ahli dari penegakan hukum dan keamanan siber, melakukan lebih dari 7.000 investigasi global pada tahun 2022, menghasilkan angka tertinggi di industri. Selain itu, platform tersebut membantu memulihkan $1,5 miliar dana yang dicuri dan mempelopori tindakan disruptif terhadap organisasi kriminal siber seperti Lazarus Group.

Baca Juga: Setelah Hentikan Perdagangan dengan Rubel Rusia, Binance Rencanakan Strategi Baru!

Binance dan INTERPOL Bersinergi Memerangi Kejahatan Kripto

binance dan interpol
Sumber: Binance

Binance bermitra dengan INTERPOL untuk memprediksi tantangan yang muncul dalam ekonomi Web3, dan mereka akan bertukar informasi dan meningkatkan kemampuan investigasi.

Hal ini membuat penegak hukum sadar akan mata uang kripto dan mempromosikan kejelasan peraturan, memungkinkan penggunaan yang sah dan mencegah perilaku kriminal.

Baca Juga: Binance.US Hadapi Tantangan di Amerika: Apa Dampaknya Pada Harga BNB?

Binance Terus Berkomitmen Meningkatkan Keamanan Siber

Binance telah melakukan serangkaian langkah proaktif untuk memerangi ancaman siber dan meningkatkan keamanan siber di seluruh dunia. Pada tahun 2023 saja, tim spesialis Binance menyelenggarakan dan memberikan lebih dari 120 seminar, lokakarya, dan sesi pelatihan.

Inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan para penyelidik dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang ruang kripto dan membekali mereka dengan keterampilan praktis yang penting untuk mengatasi ancaman terkait kripto.

Seiring dengan terus berkembangnya lanskap digital, Binance tetap berkomitmen untuk meningkatkan upayanya dalam keamanan siber dan pemberantasan kejahatan. Pada tahun 2024, perusahaan menegaskan kembali dedikasinya dengan meningkatkan inisiatif ini. Sikap proaktif ini menggarisbawahi komitmen Binance untuk tetap selangkah lebih maju dari ancaman siber yang muncul dan menjaga integritas ekosistem kripto.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi