Buntut dari Skandal, Binance akan Membayar Denda ke CFTC Senilai $2,7 Miliar!

author:

Array

Buntut dari Skandal, Binance akan Membayar Denda ke CFTC Senilai $2,7 Miliar!

Keributan terbaru di sektor crypto melibatkan Binance, platform pertukaran crypto terkemuka, yang terpaksa menanggung beban finansial yang berat. Binance telah mencapai kesepakatan penyelesaian sebesar $2,7 miliar dengan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) terkait tuduhan pelanggaran peraturan dan kegagalan dalam mengimplementasikan prosedur anti pencucian uang yang efektif.

Kesepakatan ini menandai era baru dalam penegakan hukum di industri crypto, yang sering kali dianggap tidak terkendali.

Biaya Mahal yang Harus Dibayar Binance

Binance telah setuju untuk membayar denda sejumlah $1,35 miliar kepada CFTC. Di samping itu, perusahaan ini juga diwajibkan untuk mengembalikan $1,35 miliar yang diduga diperoleh melalui cara yang tidak benar dari konsumen di Amerika Serikat.

Baca juga: Setelah Hentikan Perdagangan dengan Rubel Rusia, Binance Rencanakan Strategi Baru!

Kesepakatan ini muncul sebagai hasil dari penyelidikan yang menunjukkan Binance sengaja menarik pelanggan dari AS meskipun menyadari bahwa produk crypto yang mereka tawarkan bertentangan dengan peraturan yang ada. Changpeng Zhao, yang lebih dikenal dengan nama CZ dan merupakan pendiri Binance, telah setuju untuk membayar denda pribadi sebesar $150 juta. Ini merupakan bagian dari kesepakatan yang telah disahkan oleh seorang hakim federal pada bulan Desember.

CZ telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Binance dan juga dari posisi ketua Binance.US, entitas perdagangan yang berlokasi di AS.

Transformasi Kepemimpinan dan Kebijakan

kasus binance crypto
Sumber: Boxmining

Sebagai bagian dari kesepakatan, Binance berjanji untuk melakukan perubahan mendasar pada struktur tata kelola perusahaannya, termasuk pembentukan dewan direksi yang independen. Langkah-langkah ini diharapkan akan meningkatkan kepatuhan dan tata kelola perusahaan untuk masa yang akan datang.

Setelah penyelidikan, Zhao mengundurkan diri dari perannya sebagai CEO Binance dan juga pekan lalu dari posisi ketua Binance.US. Meskipun Zhao masih memiliki kepentingan finansial di Binance, dia tidak lagi memegang peran kepemimpinan atau pengawasan di Binance.US, yang beroperasi secara terpisah dari platform global.

Baca juga: CZ, Mantan CEO Binance, Berharap Bisa Tinggalkan AS Sebelum Vonis Pencucian Uang

Dampak Hukum dan Prospek Masa Depan Binance

Kesepakatan dengan CFTC adalah bagian dari penyelesaian yang lebih besar dengan otoritas regulasi AS yang mengharuskan Binance untuk “menarik diri sepenuhnya” dari pasar AS. Zhao saat ini berada di AS menunggu vonis yang akan dijatuhkan pada Februari 2024, setelah seorang hakim federal memutuskan bahwa dia harus tetap di negara tersebut karena ada risiko pelarian.

Mantan CEO itu berpotensi menghadapi hingga lima tahun penjara, namun Departemen Kehakiman AS dikabarkan mencari hukuman yang lebih ringan, yaitu 18 bulan penjara untuk Zhao. Richard Teng, yang kini menjabat sebagai CEO Binance yang baru, telah mengakui bahwa sistem kepatuhan yang diterapkan oleh perusahaan sebelumnya tidak cukup kuat.

Dia menyatakan bahwa Binance telah belajar dari kesalahan di masa lalu dan kini berkomitmen untuk memperbaiki praktik-praktik tersebut.

Pada akhirnya, penyelesaian ini merupakan momen krusial dalam evolusi industri crypto dan regulasi keuangan. Dengan denda yang sangat besar dan pergantian kepemimpinan, Binance diharapkan akan memasuki era baru dengan standar kepatuhan yang lebih ketat, sambil tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar crypto yang dinamis.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array