Bank Tinkoff Raih Lisensi Aset Digital di Rusia

Array

Bank Tinkoff Raih Lisensi Aset Digital di Rusia

Jakarta, Pintu News – Bank Tinkoff, salah satu bank terbesar di Rusia, telah memenangkan lisensi untuk menerbitkan dan menjual “aset keuangan digital” (DFA) di negara tersebut. Interfax melaporkan bahwa Bank Sentral menambahkan Tinkoff ke dalam daftar resmi operator DFA yang disetujui pada tanggal 28 Maret. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Bank Tinkoff Siapkan Penawaran DFA

Langkah Tinkoff ini dilakukan beberapa minggu setelah pesaing terbesarnya, Sberbank, meluncurkan platform perdagangan DFA. Platform Sberbank pada akhirnya dapat memungkinkan pelanggannya mengakses jenis NFT tertentu. Bank Sentral meluncurkan daftar DFA pada bulan Februari 2022, ketika memberikan persetujuan kepada platform Atomyze.

bank tinkoff
Sumber: Akun X Reuters

Atomyze menggunakan protokol blockchain Hyperledger Fabric. Didukung oleh raksasa pertambangan logam Rusia yang tertarik pada blockchain, Norilsk Nickel. Perusahaan logam ini tahun ini membuat sejarah ketika menjadi perusahaan Rusia pertama yang membayar dividen karyawannya dengan koin bertenaga blockchain.

Sberbank memenangkan persetujuan peraturan untuk rencana DFA-nya sendiri pada bulan Maret 2022, bersamaan dengan Lighthouse, sebuah perusahaan rintisan yang berfokus pada DFA. Pada tahun 2023, Bank Sentral menambahkan enam perusahaan rintisan IT ke dalam daftarnya. Bank juga memberikan lampu hijau kepada Alfa-Bank, bank besar Rusia lainnya.

Yang terakhir memenangkan izinnya pada bulan Februari 2023 dan meluncurkan platformnya sendiri awal bulan lalu. Tinkoff juga telah berinvestasi di Atomyze, dan berharap dapat memanfaatkan hubungan ini untuk mengejar ketinggalan di bidang DFA.

Baca Juga: Telegram Membuka Era Baru Monetisasi dengan Integrasi Toncoin untuk Pembelian Iklan!

Pasar DFA Siap Melesat di Rusia?

Istilah DFA agak bermasalah di Rusia di masa lalu, di mana politisi menggunakannya untuk merujuk pada aset kripto seperti Bitcoin (BTC). Namun, akhir-akhir ini, politisi menggunakannya untuk merujuk pada koin bertenaga blockchain lainnya, seperti sekuritas digital, obligasi digital, dan aset real estat yang diberi token.

Mereka juga menggunakannya untuk merujuk pada CBDC, termasuk proyek rubel digital. Pada pertengahan Maret, Presiden Vladimir Putin menandatangani undang-undang yang memungkinkan perusahaan Rusia dan mitra dagang luar negeri mereka menggunakan DFA sebagai alat pembayaran.

Pada bulan Januari, serikat perbankan terbesar Rusia mengumumkan peluncuran “dewan aset digital”. Anggota parlemen senior juga secara terbuka mendukung pasar DFA domestik untuk pertumbuhan.

Kesimpulan

Pengakuan peraturan ini menandakan kemajuan signifikan untuk aset digital, yang berpotensi memengaruhi adopsi global dan menumbuhkan kepercayaan serta stabilitas di pasar mata uang kripto.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Array