Bank Sentral Ghana Hentikan Operasi Lemfi, Wise, dan Lainnya: Denda Menanti?

Bank Sentral Ghana Hentikan Operasi Lemfi, Wise, dan Lainnya: Denda Menanti?

Bank Sentral Ghana telah menghentikan operasi delapan organisasi transfer uang (MTOs) termasuk LemFi, Wise, Transfer Go, PayPal’s Xoom, SendValu, Boss Revolution, Aza Finance, dan Supersonicz. Langkah ini diambil karena perusahaan-perusahaan tersebut diduga menawarkan layanan remitansi tanpa persetujuan regulator. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Peringatan Keras dari Bank Sentral

Bank Sentral Ghana, dalam pemberitahuannya, memperingatkan publik, bank komersial, penerbit uang elektronik khusus (DEMI), dan penyedia layanan pembayaran yang ditingkatkan (EPSP) untuk berhati-hati dalam bertransaksi dengan perusahaan-perusahaan yang terdaftar. Pasal 3.1 dari Undang-Undang Pertukaran Asing Ghana, 2006 (Act 723) melarang bertransaksi dalam valuta asing tanpa lisensi.

Menurut Pasal 29.1 dari Undang-Undang tersebut, beroperasi tanpa lisensi dapat dikenakan denda “tidak lebih dari tujuh ratus unit penalti atau hukuman penjara tidak lebih dari delapan belas bulan atau keduanya.” MTOs yang disetujui diingatkan untuk mengakhiri aliran valuta asing mereka melalui lembaga mitra mereka saja dan untuk mematuhi ketat semua pedoman terkait operasi mereka.

Baca Juga: Pakistan Berjuang untuk Bergabung dengan BRICS: Rusia dan China Beri Dukungan?

Remitansi: Sumber Devisa Penting

bank ghana
Sumber: Capital Markets in Africa

Remitansi merupakan sumber devisa yang penting bagi banyak negara Afrika. Menurut data Bank Dunia, aliran remitansi ke Afrika Sub-Sahara tumbuh sekitar 5,2% menjadi $53 miliar pada 2022, dibandingkan dengan 16,4% pada tahun sebelumnya.

Perusahaan-perusahaan seperti LemFi, Wise, Transfer Go, PayPal’s Xoom, SendValu, Boss Revolution, Aza Finance, dan Supersonicz telah menjadi bagian penting dari ekosistem remitansi ini. Namun, dengan keputusan terbaru dari Bank Sentral Ghana, operasi mereka di negara tersebut terancam.

Keputusan Bank Sentral Ghana ini menunjukkan betapa pentingnya regulasi dalam sektor keuangan, termasuk dalam hal remitansi. Perusahaan-perusahaan yang beroperasi tanpa lisensi resmi berisiko mendapatkan sanksi, termasuk denda dan penutupan operasi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: