Bank Sentral India Eksplor Pembayaran CBDC Lintas Batas, Siap Buka Era Transaksi Internasional Baru?

author:

Bank Sentral India Eksplor Pembayaran CBDC Lintas Batas, Siap Buka Era Transaksi Internasional Baru?

Bank Sentral India (RBI) sedang menjajaki kemungkinan pembayaran lintas batas menggunakan mata uang digital bank sentral (CBDC) mereka, “rupee digital”.

Kini, RBI sedang berdiskusi dengan bank sentral dari setidaknya 18 negara lain untuk mewujudkan rencananya. Langkah ini menunjukkan potensi besar dari CBDC dalam mempercepat dan mempermudah transaksi internasional.

Bank Sentral India dan Rencana Pembayaran Lintas Batas dengan Rupee Digital

cbdc india
Entrepreneur

Pada tanggal 27 Juni 2023 lalu, laporan tentang rencana ambisius RBI untuk perdagangan luar negeri dengan CBDC India muncul di Economic Times. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa RBI sedang berdiskusi dengan bank sentral dari setidaknya 18 negara lain untuk menjajaki kemungkinan pembayaran lintas batas menggunakan rupee digital.

Baca juga: Bank Sentral India Berambisi Capai 1 Juta Pengguna CBDC dalam Waktu Dekat

Dalam pidatonya di London pada bulan Juni 2023, Gubernur RBI, Shaktikanta Das, menekankan pentingnya infrastruktur perdagangan luar negeri untuk rupee digital. Dia mengatakan,

“Pembayaran lintas batas juga akan menjadi jauh lebih cepat, lebih mulus, dan sangat efektif biaya. Itu adalah area lain di mana banyak perhatian perlu diberikan. Kami terus berdialog dengan bank sentral lain yang telah memperkenalkan atau sedang memperkenalkan CBDC.”

Pernyataan ini menunjukkan bahwa RBI sangat serius dalam menerapkan CBDC dan berusaha untuk memastikan bahwa infrastruktur yang diperlukan ada di tempat sebelum peluncuran penuh.

RBI telah lama menunjukkan minatnya dalam teknologi mata uang digital dan telah melakukan penelitian dan pengujian intensif dalam beberapa tahun terakhir. Peluncuran rupee digital akan menandai langkah besar dalam evolusi sistem keuangan India dan dapat membuka peluang baru untuk transaksi internasional yang lebih efisien dan cepat.

Dengan berfokus pada pembayaran lintas batas, RBI menunjukkan visi yang jelas tentang bagaimana CBDC dapat digunakan untuk memperbaiki sistem pembayaran global dan memfasilitasi perdagangan internasional.

Kerjasama Internasional dan Implementasi Rupee Digital

India perbarui regulasi crypto
Freepik

Menurut laporan tersebut, bank dari 18 negara telah membuka akun vostro rupee sejak Juli 2022. Akun vostro adalah akun yang dipegang oleh bank domestik untuk bank asing dalam mata uang domestik bank tersebut.

Salah satu motivasi utama untuk mendirikan saluran pembayaran ini adalah kekurangan dolar AS di beberapa pasar, yang telah berdampak pada bisnis dan perdagangan di India.

“Di India, kami tidak kekurangan dolar, tetapi di beberapa pasar lain, karena kekurangan dolar, mereka tidak dapat melakukan impor,” kata Das.

Rupee Digital dan Masa Depan Transaksi Internasional

RBI meluncurkan proyek percontohan rupee digital grosir pada November 2022 dan proyek percontohan rupee digital ritel pada Februari 2023. Pada Maret 2023, RBI mengumumkan perjanjian dengan Bank Sentral Uni Emirat Arab untuk mempelajari jembatan CBDC untuk perdagangan dan remitansi.

Baca juga: DBS Bank Luncurkan Solusi Pembayaran CBDC China, Yuan Digital

Dengan rupee digital, India berharap dapat mempertahankan cadangan dolar AS negara tersebut dan melihat rupee digital sebagai alat untuk membantu mencapai tujuan tersebut.

Dengan menjajaki pembayaran lintas batas menggunakan rupee digital, Bank Sentral India menunjukkan komitmennya untuk berinovasi dalam transaksi internasional dan memanfaatkan teknologi baru untuk memperbaiki efisiensi dan kecepatan transaksi.

Langkah ini juga menunjukkan bagaimana bank sentral dan institusi keuangan lainnya dapat beradaptasi dan berkembang dalam era digital, di mana mata uang digital dan teknologi blockchain semakin menjadi normal.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


Referensi: