Bank of America Prediksi Tingkat Suku Bunga Fed 6%, Bagaimana Dampaknya pada Crypto?

author:

Bank of America Prediksi Tingkat Suku Bunga Fed 6%, Bagaimana Dampaknya pada Crypto?

Bank of America (BoA) membuat prediksi berani tentang lintasan suku bunga Federal Reserve (Fed). Stratej BoA, Michael Hartnett, menyarankan bahwa Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga hingga 6% untuk efektif mengekang inflasi, meskipun ada prediksi jeda pada kenaikan suku bunga pada bulan Juni 2023.

Jeda Hawkish atau Kenaikan Suku Bunga?

Tidak bisa dipungkiri, banyak yang menantikan Rangkuman Proyeksi Ekonomi Fed untuk akhir tahun, Hartnett telah mencatat bahwa laporan tersebut kemungkinan akan memprediksi pengangguran lebih rendah dari yang diharapkan dan Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) sebesar 4,5% dan 3,6%. Hal ini terjadi meski pertumbuhan pekerjaan bulan lalu sedikit lebih lambat.

Yang menarik, alat ukur inflasi yang disukai bank, PCE, telah relatif stabil, rata-rata mencapai 4,3% selama tiga bulan terakhir. Meskipun demikian, spekulasi terus berlanjut mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga yang signifikan dalam waktu dekat.

Meski respons inflasi terhadap kenaikan suku bunga kurang baik, Wakil Ketua Fed, Philip Jefferson, memberi petunjuk bahwa bank kemungkinan akan menahan suku bunga pada 5-5,25% saat bertemu pada bulan Juni 2023.

Baca juga: Penguatan Harga Crypto Setelah Indikator Inflasi AS Menunjukkan Kemajuan: Apa Dampaknya?

Keputusan FED Micu Efek Domino

Ramifikasi dari prediksi ini sangat luas, terutama bagi perusahaan yang sudah berjuang dengan hambatan ekonomi. Misalnya, Coinbase, bursa crypto terbesar di Amerika Serikat, saat ini sedang berhadapan dengan pertempuran hukum dengan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat atas dugaan pelanggaran terkait penawaran sekuritas yang tidak terdaftar.

Jika prediksi Hartnett menjadi kenyataan dan suku bunga melonjak hingga 6%, perusahaan seperti Coinbase mungkin menemukan investor mereka melompat kapal, yang menyebabkan harga saham mereka jatuh.

Lebih lanjut, hal ini bisa memicu efek domino, mempengaruhi berbagai sektor di seluruh ekonomi.

Nasib Bitcoin Terikat pada Fed?

negara penambang bitcoin terbesar di dunia
Unsplash

Pasar crypto juga memperhatikan langkah-langkah Fed. Antoni Trenchev, CEO perusahaan jasa keuangan crypto Nexo, percaya bahwa lintasan Bitcoin bisa mencerminkan ekuitas setelah Fed merilis Rangkuman Proyeksi Ekonominya.

Baca juga: Ekonomi Turki Krisis, Warganya Lebih Memilih Stablecoin Tether (USDT)

Yang menarik, gugatan SEC terhadap Coinbase tidak menyebutkan produk terkaitan Bitcoin yang melanggar hukum Amerika Serikat. Berita ini, bersama dengan pemulihan Bitcoin di atas $26,000 setelah gugatan minggu lalu, telah membangkitkan semangat komunitas crypto.

Pada akhirnya, prediksi ini menunjukkan bahwa kebijakan moneter Fed memiliki dampak yang signifikan tidak hanya pada ekonomi tradisional, tetapi juga pada pasar crypto. Meskipun ada banyak ketidakpastian, satu hal yang jelas adalah bahwa keputusan Fed akan memiliki dampak yang signifikan pada pasar dan dapat mempengaruhi harga Bitcoin dan crypto lainnya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: