Bank-Bank di Afrika Selatan Siap Luncurkan Produk Crypto: Inovasi atau Spekulasi?

Bank-Bank di Afrika Selatan Siap Luncurkan Produk Crypto: Inovasi atau Spekulasi?

Kabar terbaru datang dari industri keuangan Afrika Selatan, di mana bank-bank besar di negara ini dikabarkan akan segera menawarkan produk dan layanan terkait crypto. Hal ini terjadi seiring dengan proses aplikasi lisensi yang telah diajukan oleh sejumlah perusahaan kepada Financial Service Conduct Authority, yang mayoritas merupakan penyedia layanan keuangan yang sudah terdaftar. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Regulasi dan Lisensi Crypto

Menurut Tarris Arnold, manajer pengembangan bisnis Luno, sebagian besar aplikasi lisensi yang diajukan ke Financial Service Conduct Authority berasal dari penyedia layanan keuangan yang sudah memiliki lisensi. Ini menunjukkan bahwa mereka siap untuk memasukkan produk crypto ke dalam layanan mereka setelah lisensi diberikan.

Sejak jendela aplikasi dibuka pada Juni, minat terhadap crypto dari bisnis di Afrika Selatan meningkat secara signifikan. Dari total aplikasi yang diajukan, terdapat 73 institusi yang terdaftar sebagai institusi yang bertanggung jawab di Financial Intelligence Centre.

Hal ini menandakan bahwa sektor keuangan di Afrika Selatan sedang bersiap untuk menyambut era baru crypto dengan serius. Regulasi yang akan datang ini diharapkan dapat membuka pintu bagi investasi institusional, yang memiliki potensi modal jauh lebih besar dibandingkan investor ritel.

Baca Juga: Blockchain di Afrika: Harapan Baru Atau Hanya Sebuah Ilusi?

Potensi Investasi dan Volatilitas

dinamika market crypto afrika
The image created by AI

Arnold menambahkan bahwa aset crypto menarik bagi perusahaan jasa keuangan sebagai bentuk investasi. Meskipun beberapa perusahaan mungkin tidak sepenuhnya yakin dengan nilai fundamental crypto atau penggunaannya yang lain, mereka melihat nilai dalam volatilitas yang terkait dengan aset crypto.

Volatilitas ini sering kali dianggap menguntungkan karena dapat berarti margin keuntungan yang lebih besar. Selain itu, crypto dianggap sebagai kelas aset yang tidak berkorelasi, yang berarti dapat memberikan mitigasi risiko untuk investasi di pasar tradisional.

Meskipun pasar crypto masih belum diatur sepenuhnya, eksklusi sementara dari investasi oleh dana pensiun dan institusi lainnya diharapkan akan berubah seiring dengan regulasi yang akan datang. Ini akan memungkinkan aliran modal yang lebih besar ke dalam aset crypto.

Baca Juga: Ripple dan Onafriq Kolaborasi Ciptakan Koridor Pembayaran Baru di Afrika, Australia, dan Inggris!

Bank-Bank Besar Bersiap Luncurkan Produk Crypto

Arnold mengungkapkan bahwa bank-bank besar di Afrika Selatan telah memiliki tim crypto selama bertahun-tahun dan ada indikasi bahwa mereka sedang bersiap untuk menawarkan produk dan layanan crypto kepada pelanggan mereka.

Ini menandakan bahwa industri perbankan di Afrika Selatan tidak ingin tertinggal dalam inovasi keuangan digital. Langkah ini juga menunjukkan bahwa bank-bank tersebut melihat potensi pertumbuhan yang signifikan dalam layanan crypto.

Dengan semakin dekatnya regulasi crypto di Afrika Selatan, kita akan menyaksikan perubahan besar dalam industri keuangan. Produk dan layanan crypto yang ditawarkan oleh bank-bank besar ini tidak hanya akan mengubah cara kamu berinvestasi, tetapi juga dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi di Afrika Selatan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: