Baidu Lepas Nvidia dan Memilih Huawei, Apa yang Terjadi?

Baidu Lepas Nvidia dan Memilih Huawei, Apa yang Terjadi?

Dalam dunia teknologi yang semakin maju, Baidu, raksasa pencarian internet China, memutuskan untuk berpaling dari Nvidia dan memilih Huawei sebagai pemasok chip AI mereka. Langkah ini diambil di tengah tekanan dari Amerika Serikat yang mendorong perusahaan China untuk mencari alternatif lokal. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Baidu dan Huawei, Kolaborasi Baru di Dunia AI

huawi dan baidu
Sumber: Huawei

Baidu, yang baru saja meluncurkan model bahasa besar mereka sendiri, Ernie 4.0, sebagai pesaing potensial untuk model GPT-4 OpenAI yang didukung oleh Microsoft, menempatkan pesanan pada bulan Agustus. Langkah ini diambil menjelang diperkirakannya pembatasan ekspor baru oleh Amerika Serikat terhadap chip dan alat chip ke China.

Pada bulan Oktober, Amerika Serikat memperbarui pembatasan ekspornya yang akan membatasi penjualan chip yang dibuat Nvidia untuk pasar China. Ini adalah bagian dari upaya Washington untuk menghambat akses China ke teknologi semikonduktor canggih.

Baca Juga: Terobosan Ant Group dalam AI Bailing, Alibaba Makin Disorot di Dunia AI!

Huawei, Alternatif Lokal yang Menjanjikan

Baidu memesan 1.600 chip AI Ascend 910B dari Huawei, yang dikembangkan sebagai alternatif untuk chip A100 Nvidia, untuk 200 server. Pada bulan Oktober, Huawei telah mengirimkan lebih dari 60% dari pesanan ke Baidu. Nilai total pesanan adalah sekitar 450 juta yuan (sekitar $61,83 juta) dan Huawei diharapkan dapat mengirimkan semua chip tersebut hingga akhir tahun.

Meski pesanan ini tergolong kecil, ini menunjukkan bahwa beberapa perusahaan mulai berpaling dari perusahaan Amerika Serikat. Baidu dan rekan-rekan China lainnya seperti Alibaba dan Tencent telah menjadi klien Nvidia. Meski chip Ascend Huawei masih dianggap inferior dibandingkan dengan Nvidia dalam hal kinerja, mereka adalah opsi lokal yang paling canggih yang tersedia di China.

Baca Juga: Rejuve.AI Kolaborasikan Blockchain dan AI untuk Bantu Penelitian Memperpanjang Umur Manusia!

China, Langkah Besar Menuju Kemandirian Teknologi

Pada bulan Agustus, Baidu dan Huawei mengumumkan bahwa mereka akan memperdalam kompatibilitas antara model AI Ernie dan chip Ascend Huawei. China juga meningkatkan upayanya untuk membangun kekuatan komputasinya lebih dari sepertiga dalam kurang dari tiga tahun.

Ini bertujuan untuk memberi manfaat kepada pemasok lokal dan memperkuat kemandirian teknologi. Huawei pernah berlomba dengan Apple dan Samsung untuk menjadi pembuat handset terbesar di dunia hingga pembatasan Amerika Serikat mulai membatasi aksesnya ke alat pembuatan chip yang dibutuhkan untuk memproduksi model paling canggihnya.

Dengan langkah Baidu ini, tampaknya perusahaan teknologi China semakin berusaha untuk mengurangi ketergantungan mereka pada pemasok asing dan bergerak menuju kemandirian teknologi. Ini adalah langkah besar bagi China dan bisa menjadi preseden bagi perusahaan teknologi lainnya di masa depan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: