Backlog Transaksi Bitcoin: Melonjak Lebih dari 400.000 dalam 2 Minggu, Apa Artinya?

Backlog Transaksi Bitcoin: Melonjak Lebih dari 400.000 dalam 2 Minggu, Apa Artinya?

Dalam kurun waktu dua minggu, backlog transaksi Bitcoin telah melonjak dengan cepat, meningkat yang awalnya kurang dari 300.000 transaksi yang belum dikonfirmasi menjadi lebih dari 400.000. Lonjakan ini, bersama dengan fluktuasi biaya transaksi, menyoroti tekanan yang saat ini dihadapi oleh jaringan. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Lonjakan Transaksi dalam Dua Minggu

lonjakan transaksi bitcoin
Sumber: Bitcoin News

Dari 31 Juli hingga 20 Agustus 2023, jumlah transaksi Bitcoin yang belum dikonfirmasi meningkat dari sedikit di bawah 300.000 menjadi 411.544. Kenaikan ini bukan hanya tanda lalu lintas yang padat, tetapi juga indikasi dari kemacetan sistem yang signifikan.

Meskipun ada lonjakan transaksi, performa sistem tetap mengesankan. Pada hari Minggu yang lalu, waktu blok rata-rata tercatat hanya 9 menit 40 detik dengan hashrate mencapai 411,82 exahash per detik.

Baca Juga: CoinGecko Bagikan Analisis Biaya Menambang Bitcoin di Seluruh Dunia, Bagaimana Hasilnya?

Kontribusi Transaksi Harian dan Ordinal Inscriptions

bitcoin nfts ordinals
Sumber: With NFT’s

Sebayak 411.544 transaksi yang belum dikonfirmasi bukan hanya hasil dari transfer keuangan standar. Ordinal inscriptions memberikan kontribusi besar. Pada 20 Agustus 2023, inskripsi ini melampaui 25 juta, dengan 234.120 dikirim melalui jaringan hanya dalam satu hari.

Meskipun antusiasme seputar NFT berbasis Bitcoin tampaknya telah mereda, penciptaan inskripsi terus berlanjut. Biaya transaksi juga menunjukkan ketidakstabilan, dengan beberapa pengguna mengalami lonjakan biaya hingga $2,59 per transaksi.

Baca Juga: Dalam Rangka Perayaan ke-10 Tahun, Canaan Bersiap Luncurkan Produk Mining Bitcoin Inovatif!

Tantangan yang Dihadapi oleh Jaringan Bitcoin

Menurut Cryptopolitan, para penambang tampaknya berada di ujung kemampuan mereka, gagal mengatasi tumpukan transaksi yang belum dikonfirmasi. Meskipun mereka bekerja keras, backlog terus bertambah.

Meskipun Bitcoin tetap menjadi aset digital revolusioner, tantangan yang dihadapinya nyata dan terus berkembang.

Sebagai salah satu aset digital paling berpengaruh di dunia, Bitcoin kini berada di tengah-tengah tantangan skalabilitas yang signifikan. Lonjakan backlog transaksi menjadi cerminan dari pertumbuhan eksponensial pengguna dan transaksi di jaringan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: