AVAX Melonjak 9%, Avalanche dan Chainlink Umumkan Kemitraan untuk Sirkulasi Aset Global

AVAX Melonjak 9%, Avalanche dan Chainlink Umumkan Kemitraan untuk Sirkulasi Aset Global

Dunia crypto kembali diramaikan dengan berita menggembirakan. Avalanche (AVAX), platform blockchain terkemuka, baru saja mengumumkan kemitraan strategis dengan Chainlink (LINK) Labs. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi aset digital on-chain dalam hal pergerakan dan penyelesaian global.

kolaborasi chainlink dan circle
Sumber: CryptoSlate

Australia and New Zealand Banking Group (ANZ), salah satu penyedia layanan perbankan terkemuka di kawasan Asia Pasifik, menjadi pihak yang mempelopori eksplorasi aset digital on-chain ini. Melalui pemanfaatan Cross-Chain Interoperability Protocol (CCIP) milik Chainlink, ANZ berupaya menghubungkan blockchain Avalanche dan Ethereum (ETH) untuk memungkinkan penyelesaian aset tokenisasi secara berkelanjutan di berbagai jaringan dan mata uang.

Baca Juga: Bitcoin Sentuh $70.000, Siap Melambung ke $75.000?

Dengan memanfaatkan CCIP, ANZ memvalidasi bagaimana nasabah dapat mengakses, memperdagangkan, dan menyelesaikan aset tokenisasi di berbagai jaringan dan mata uang menggunakan Delivery vs. Payment (DvP). Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penyelesaian dan manajemen risiko untuk aset digital yang termasuk dalam klasifikasi “sekuritas” dan transaksinya.

Menurut Avalanche, CCIP milik Chainlink memainkan peran krusial dalam mengabstraksi kompleksitas pemindahan aset tokenisasi di berbagai blockchain, sehingga memastikan penyelesaian DvP lintas rantai yang “atomik”.

Simulasi Transaksi Aset Tokenisasi

Dalam kolaborasi ini, ANZ mensimulasikan sebuah transaksi di mana seorang nasabah menggunakan portal Digital Asset Services (DAS) ANZ untuk membeli stablecoin dolar Selandia Baru (NZ$DC) yang diterbitkan oleh ANZ di Avalanche.

Selanjutnya, nasabah tersebut membeli aset berbasis alam Australia yang ditokenisasi sebagai non-fungible token (NFT), yang dinominasikan dalam stablecoin dolar Australia (A$DC) yang diterbitkan oleh ANZ, di Ethereum.

ANZ memfasilitasi konversi valas antara kedua mata uang tersebut, sementara CCIP menyediakan infrastruktur yang diperlukan untuk mentransfer token dan data antara Ethereum dan Avalanche.

Pemanfaatan Subnet Evergreen Avalanche

Pengumuman pada hari Senin juga mengungkapkan bahwa ANZ menggunakan Subnet Evergreen Avalanche untuk proyek tersebut, memanfaatkan kompatibilitas Ethereum Virtual Machine (EVM), perizinan, dan fitur token gas khusus.

Subnet Evergreen memungkinkan ANZ untuk mengeksplorasi kasus penggunaan dan model bisnis baru menggunakan jaringan yang dapat disesuaikan seperti Avalanche.

Dampak pada Harga AVAX

Dampak pada Harga AVAX

Kolaborasi ANZ dengan Chainlink dan Avalanche menunjukkan bagaimana lembaga keuangan tradisional merangkul teknologi blockchain untuk meningkatkan pasar modal. Hasil awal dari transaksi uji coba ini menjanjikan, dan inisiatif ini dapat mengubah cara industri jasa keuangan mendekati aset tokenisasi.

Seiring dengan berita kemitraan ini, token AVAX milik Avalanche telah mengalami peningkatan harga yang signifikan. Dalam 30 hari terakhir, AVAX telah melonjak lebih dari 60%. Pada saat penulisan, AVAX diperdagangkan pada harga $58,31, tepat di bawah level tertinggi 22 bulan yang ditetapkan pada hari Senin, 18 April, yaitu $65.

Baca Juga: Harga ONDO Siap Melonjak ke $1? Gelombang Baru Investor Mengguncang Pasar!

Dalam 24 jam terakhir, AVAX mengalami peningkatan 9% setelah pengumuman kolaborasi dengan Chainlink dan ANZ Group. Lonjakan ini memungkinkan token untuk menembus level resistensi $55. Namun, level $60 diperkirakan akan menjadi hambatan berikutnya yang dapat menyebabkan periode konsolidasi antara $55 dan $60 jika momentum bullish memudar.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi