Investasi Crypto Menarik Minat Generasi Muda Australia, Temukan Alasannya!

Array

Investasi Crypto Menarik Minat Generasi Muda Australia, Temukan Alasannya!

Sebuah perusahaan penelitian keuangan, Investment Trends, melakukan studi baru atas nama Australian Securities Exchange (ASX) dan studi ini mengungkapkan bahwa generasi muda Australia sangat tertarik pada investasi crypto.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa 46% “investor generasi berikutnya” (investor berusia 18 hingga 20 tahun) mengatakan mereka lebih suka pengembalian yang stabil, sementara 31% berinvestasi di aset digital.

Investasi Crypto dan Generasi Muda Australia

Studi tersebut mengungkapkan bahwa meskipun mereka sangat tidak suka mengambil risiko, hampir sepertiga investor muda Australia telah melakukan perdagangan mata uang digital atau memiliki portofolio crypto yang aktif.

Baca Juga: Rangkul Ethereum, National Australia Bank Luncurkan Stablecoin di 2023

Studi ini juga menunjukkan bahwa meski generasi muda Australia menunjukkan minat yang lebih besar pada investasi crypto, mereka yang berusia 25-40 tahun lah yang memiliki aset digital terbanyak.

Laporan ASX dan Tantangan Binance di Australia

tanggapan binance terhadap sec
Sumber: Coingape

ASX mengevaluasi sikap investor Australia terhadap risiko investasi berdasarkan kelompok umur.

Para peneliti menemukan bahwa orang-orang muda berinvestasi dalam mata uang virtual karena keinginan untuk melakukan hal-hal berbeda dari orang tua mereka.

Selain itu, studi tersebut menyebutkan bahwa nilai tengah kepemilikan crypto untuk “investor generasi berikutnya” adalah $2,700.

Baca Juga: Australia Nyatakan Siap Atur Cryptocurrency Demi Lindungi Investor

Namun, di sisi lain, Binance, bursa crypto terbesar di dunia, menghadapi tantangan regulasi di Australia.

Pada 18 Mei 2023, Binance Australia mengumumkan bahwa mereka akan menangguhkan semua layanan yang dinominasikan dalam dolar Australia pada bulan Juni 2023.

Keputusan ini diambil setelah penyedia pembayaran pihak ketiga lokal mereka berhenti mendukung bursa.

Pada hari yang sama, Westpac, bank terbesar kedua di Australia, melarang pelanggannya bertransaksi dengan Binance.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array