AS Sita $9 Juta dalam Bentuk Tether, Ada Kaitannya dengan Penipuan?

AS Sita $9 Juta dalam Bentuk Tether, Ada Kaitannya dengan Penipuan?

Pemerintah AS berhasil menyita hampir $9 juta dalam bentuk token Tether yang terkait dengan jaringan penipuan terorganisir yang telah mencuri jutaan dolar dari korban di seluruh negeri. Penipuan ini dikenal dengan istilah “pembantaian babi”, di mana penipu membangun kepercayaan korban seiring waktu melalui hubungan romantis atau pribadi palsu dan keuntungan investasi yang dibuat-buat, sebelum mengambil uang dan menghilang. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Taktik ‘Pembantaian Babi’

Taktik ‘pembantaian babi’ biasanya dimulai dengan pesan yang tidak diminta di media sosial atau situs kencan.

Setelah penipu berhasil memenangkan kepercayaan korban selama periode waktu tertentu, mereka akan meyakinkan korban untuk melakukan investasi crypto – dalam apa yang ternyata adalah platform perdagangan yang tidak ada.

Penipuan ini telah mengeksploitasi lebih dari 70 korban, dengan menciptakan platform perdagangan crypto yang tidak ada.

Baca Juga: Paolo Ardoino Ditunjuk Sebagai CEO Tether yang Baru dalam Langkah Strategis!

Penyitaan dan Dampaknya

tether dan britannical financial
Sumber: Crypto Daily

Nicole Argentieri, asisten jaksa agung yang bertindak dari Divisi Pidana Departemen Kehakiman AS, mengatakan bahwa dia berharap penyitaan ini akan memberikan penutupan bagi korban yang terkena dampak dari cincin penipuan ini sambil berfungsi sebagai peringatan bagi penjahat cyber.

“Melalui penyitaan yang signifikan ini, kami mengganggu infrastruktur keuangan dari jaringan penipu terorganisir yang mencuri jutaan dari korban di seluruh Amerika Serikat,” tambahnya.

Baca Juga: Terungkap! Tether Siapkan Laporan Data Cadangan Real-Time Pada 2024

Pelaporan dan Pencegahan

Kasus ini menyoroti pentingnya korban melaporkan penipuan, meskipun semua tampaknya hilang, kepada badan seperti Pusat Pengaduan Kejahatan Internet FBI (IC3) dan Jaringan Konsumen Perdagangan Federal.

Meskipun signifikan, penyitaan ini masih kalah dibandingkan dengan $112 juta yang disita pada April dari enam dompet crypto yang digunakan untuk mencuci hasil dari penipuan ‘pembantaian babi’.

Dengan adanya kasus ini, diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap penipuan yang melibatkan crypto. Selalu lakukan pengecekan dan verifikasi sebelum melakukan investasi, terutama yang melibatkan crypto. Ingat, keamanan investasi kamu adalah tanggung jawab kamu sendiri.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: