AS dan India Jadikan Crypto Fokus Utama, Sinyal Bullish?

AS dan India Jadikan Crypto Fokus Utama, Sinyal Bullish?

Dilansir dari Bitcoin.com, Menteri Keuangan AS Janet Yellen dan Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman membahas regulasi crypto selama pertemuan India-AS kesembilan. Pertemuan Kemitraan Ekonomi dan Keuangan ini berlangsung pada 11 November 2022 yang lalu di Kota New Delhi, India.

Dalam pertemuan ini, kedua pihak menekankan komitmen dan pentingnya kerjasama internasional dalam menetapkan standar peraturan crypto yang tinggi secara global.

Poin apa sajakah yang dibahas pemerintah India dan Amerika Serikat mengenai regulasi crypto global? Berikut ini informasi selengkapnya.

AS dan India Bahas Masalah Seputar Crypto Secara Serius

AS dan India Bahas Masalah Seputar Crypto Secara Serius
The Economic Times

Dilansir dari Bitcoin.com, Indian Union Minister of Finance & Corporate Affairs Nirmala Sitharaman dan Menteri Keuangan AS Janet L. Yellen membahas peraturan cryptocurrency yang juga dihadiri oleh Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell dan Gubernur Reserve Bank of India (RBI) Shaktikanta Das.

Pertemuan di New Delhi tersebut adalah kunjungan pertama Yellen ke India sebagai menteri keuangan. Yellen dan Sitharaman pada akhir pertemuan mengatakan bahwa Amerika Serikat dan India menantikan keterlibatan berkelanjutan melalui Dialog Regulasi Keuangan AS-India yang sudah berlangsung lama.

Baca Juga: Polygon Perkuat Portal Pengaduan Polisi India dalam Perangi Korupsi

Kedua pihak juga akan menyiapkan sebuah platform untuk membahas masalah sektor keuangan yang muncul dan beberapa area prioritas lainnya termasuk mengenai aset digital. Setelah berlangsungnya pertemuan Kemitraan Ekonomi dan Keuangan ini, Yellen berpartisipasi dalam diskusi tentang peluang bisnis dan ekonomi India-AS dengan para pemimpin bisnis dan ekonom terkemuka dari kedua negara.

Crypto Membutuhkan Standar Regulasi yang Tinggi

Crypto Membutuhkan Standar Regulasi yang Tinggi
Bloomberg.com

Dikutip dari Bitcoin.com, Yellen menyerukan kolaborasi internasional dalam menangani cryptocurrency. Ia mengatakan bahwa ada beberapa isu perlindungan konsumen dan investor pasar sehubungan dengan cryptocurrency yang tidak memadai yang perlu ditangani.

Baca Juga: Bank Sentral India Umumkan Rencana CBDC Rupee Digital

Oleh karena itulah menurutnya, pihaknya dan pemerintah India mencoba melakukan diskusi dalam pertemuan tersebut untuk membangun kerja sama internasional.

“Kerja sama diantara otoritas publik, sektor swasta, dan pemangku kepentingan publik dinilai sangat penting dan membutuhkan standar regulasi yang tinggi secara global”.

  • Menteri Keuangan AS Janet L. Yellen
  • Crypto Menjadi Fokus Utama Pemerintahan Joe Biden

    Crypto Menjadi Fokus Utama Pemerintahan Joe Biden
    CryptoTicker

    Berdasarkan informasi dari Bitcoin.com, Yellen mengatakan pentingnya mengambil langkah-langkah untuk mengurangi biaya pembayaran lintas batas. Oleh karena itu, pihaknya sangat aktif bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Financial Stability Board (FSB), Financial Action Task Force (FATF), multilateral development banks, IMF, dan bilateral exchanges.

    Menurutnya, kerja sama ini akan benar-benar mengatasi risiko dan mengeksplorasi beberapa manfaat dari cryptocurrency secara global. Menteri Keuangan mencatat bahwa di AS, regulasi crypto telah menjadi fokus utama dari pemerintahan Biden.

    Di sisi lain, menteri keuangan India juga telah mendesak International Monetary Fund (IMF) untuk memimpin negara-negara global dalam hal regulasi crypto. Seperti apakah respon IMF terhadap permintaan pemerintah India tersebut? Simak berita selengkapnya mengenai Pemerintah India Siapkan Aturan Crypto di Tengah Ajang G20 di sini.

    Referensi: