Argentina Wajibkan Pendaftaran Aset Crypto, Bagaimana Nasib Bitcoin?

Argentina Wajibkan Pendaftaran Aset Crypto, Bagaimana Nasib Bitcoin?

Jakarta, Pintu News – Pemerintah Argentina di bawah kepemimpinan Javier Milei yang dikenal sebagai pemimpin anarko-kapitalis dan libertarian, awalnya diharapkan akan mendukung adopsi Bitcoin dan mata uang crypto lainnya di negara tersebut. Namun, setelah beberapa bulan berkuasa, pemerintah justru memberlakukan regulasi yang lebih ketat.

Pada akhir Maret 2023, Comisión Nacional de Valores (CNV) Argentina mengumumkan kewajiban pendaftaran bagi Penyedia Layanan Aset Virtual (PSAV) yang beroperasi dengan aset crypto di negara tersebut.

Registrasi Wajib bagi Penyedia Layanan Aset Crypto

Perusahaan dan individu yang bergerak di bidang aset crypto di Argentina kini diwajibkan untuk mematuhi peraturan registrasi yang telah disetujui oleh Senat Argentina pada tanggal 14 Maret 2023. Peraturan ini merupakan bagian dari amandemen kerangka regulasi saat ini untuk memenuhi rekomendasi Financial Action Task Force (FATF).

Baca Juga: Meme Coin Supercycle: Apakah Ini Saatnya Berinvestasi?

Kewajiban pendaftaran ini berlaku bagi bisnis yang menyediakan berbagai layanan terkait aset crypto, seperti jual beli, pengiriman, penerimaan, peminjaman, atau perdagangan crypto. Setiap penyedia layanan harus menyelesaikan pendaftaran, dan peraturan ini tidak hanya berlaku bagi perusahaan yang berbasis di Argentina, tetapi juga bagi perusahaan yang beroperasi di pasar Argentina meskipun berbasis di tempat lain.

Presiden CNV, Roberto E. Silva, menegaskan bahwa “Mereka yang tidak terdaftar tidak akan dapat beroperasi di negara ini.” Setelah pengumuman tersebut, CNV mengadakan pertemuan dengan firma hukum utama negara itu dan Kamar Dagang Fintech untuk membahas implementasi Registri, dengan beberapa perwakilan perusahaan lokal yang berpartisipasi.

Reaksi dari Komunitas Crypto Argentina

adopsi crypto argentina
Sumber: Coinmarketcap

Undang-undang ini merupakan bagian dari warisan pemerintahan sebelumnya yang ditinggalkan untuk Milei, dan telah disahkan sebelum ia menjabat sebagai presiden. Manuel Ferrari, anggota NGO Directive Argentina dan salah satu pendiri protokol Money On Chain, menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa “Ini adalah ide yang buruk untuk membuat registrasi yang memungkinkan jual beli Bitcoin.

Bitcoin adalah uang, bukan sekuritas. Ini sama salahnya jika rumah penukaran mata uang dolar atau euro atau toko yang menjual dan membeli emas harus mendaftar ke CNV. Ini benar-benar tidak masuk akal.” Nicolas Bourbon, salah satu pendiri solusi pembayaran KamiPay, menambahkan bahwa “Milei tidak secara khusus ‘pro-Bitcoin’.

Penutup

Kewajiban pendaftaran aset crypto di Argentina merupakan langkah kontroversial yang menuai kritik dari komunitas crypto lokal. Meskipun bertujuan untuk memenuhi standar internasional, peraturan ini dikhawatirkan dapat menghambat inovasi dan adopsi crypto di negara tersebut.

Baca Juga: Spectral: Harga SPEC Melonjak 50% dalam 7 Hari, Apa yang Harus Kamu Ketahui?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi