Arbitrum (ARB): Apakah Para Whale Crypto Menjual atau Mengakumulasi ARB?

Arbitrum (ARB): Apakah Para Whale Crypto Menjual atau Mengakumulasi ARB?

Dalam dunia crypto, gerakan dari para holder besar atau yang dikenal sebagai ‘whale‘ sering menjadi indikator penting dari arah pasar crypto.

Dengan Arbitrum (ARB) mengalami fluktuasi harga yang signifikan, banyak yang bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi di balik layar. Mari kita selami lebih dalam.

Aktivitas Penjualan Para Whale ARB

Aktivitas Penjualan Para Whale ARB

Pada 11 September 2023, 3 whale ARB terbesar memindahkan lebih dari 10,2 juta token ARB ke Binance, bursa crypto terbesar di dunia.

Seperti yang diungkap oleh jurnalis crypto Tiongkok, Colin Wu, whale pertama mentransfer 3,8 juta ARB ke Binance dan menjualnya dengan harga $0,77 per token.

Sementara itu, whale lainnya dikenal dengan nama vladilena2.eth menjual 3,63 juta ARB dengan harga $0,83 per token. Whale ketiga memindahkan 2,8 juta ARB ke Binance saat harga berada di $0,79.

Baca Juga: Orbs Memanfaatkan Jembatan Satelit Axelar untuk Ekspansi ke Blockchain Arbitrum

Selain itu, ada tekanan penjualan besar-besaran setelah airdrop Arbitrum, dengan harga token ARB turun ke level rendah $1,11. Namun, setelah itu, ARB menunjukkan tren kenaikan, dengan harga mencapai $1,44.

Konflik antara holder token ARB dan Arbitrum Foundation mengenai alokasi 750 juta token ARB senilai sekitar $900 juta juga menambah ketidakpastian di pasar crypto. Akibatnya, harga ARB turun 20% dari puncak 31 Maret seharga $1,44 ke level rendah $1,10.

Akumulasi oleh Beberapa Whale Besar

Arbitrum September 2023
Twitter @alpha_pls

Meskipun ada tekanan jual yang signifikan, beberapa whale besar tampaknya mengakumulasi lebih banyak token ARB.

Lookonchain menemukan tiga pemegang besar yang menambah kepemilikan mereka. Salah satu whale menerima 2,186 juta ARB dari OKX dan membeli tambahan 1,861 juta ARB dari OKX dan Binance.

Whale terbesar yang dikenal memegang 9,94 juta ARB senilai sekitar $14 juta terus memegang tokennya dan bahkan menambahkan sedikit jumlah ARB ke dalam akunnya.

Analis dari Arkham Intelligence mengatakan bahwa aktivitas whale ARB selama minggu terakhir telah seimbang, dengan deposit whale ARB senilai $12 juta di bursa, menunjukkan penjualan, dibandingkan dengan penarikan senilai $18 juta, yang menunjukkan pembelian.

Sentimen dan Prospek ARB

Meskipun ada kekhawatiran di pasar, dasar-dasar Arbitrum tetap kuat. Arbitrum telah melakukan volume DEX lebih banyak dalam 24 jam terakhir dibandingkan dengan BSC, Polygon, dan Avalanche.

Selain itu, Arbitrum melihat peningkatan persentase terbesar dalam stablecoin yang dibridging dalam 7 hari terakhir. Hal ini menunjukkan peningkatan kekuatan pembelian di ekosistem Arbitrum.

Dari sisi teknis, grafik ARB/USD tampak bullish. Meskipun ada FUD seputar penyalahgunaan dana selama akhir pekan, ARB gagal menembus level rendah 28 Maret 2023 seharga $1,11.

Baca Juga: Siap-siap! Circle akan Meluncurkan ‘Versi Resmi’ USDC di Jaringan Arbitrum

Dengan semua gerakan dan sentimen yang beredar di pasar crypto, penting untuk selalu melakukan penelitian sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Namun, satu hal yang pasti, mata dunia saat ini tertuju pada Arbitrum dan para whale yang menyimpan token ARB.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: