Arbitrum Foundation Transfer $56 Juta ARB yang Tidak Diklaim ke Bendahara Jaringan

author:

Arbitrum Foundation Transfer $56 Juta ARB yang Tidak Diklaim ke Bendahara Jaringan

Arbitrum Foundation, yang mengembangkan blockchain Arbitrum, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah mentransfer 69 juta token ARB yang tidak diklaim ke bendahara jaringan. Keputusan ini diambil setelah periode klaim token berakhir dan telah menarik banyak perhatian dalam komunitas crypto.

Detail Transaksi dan Dampaknya

Arbitrum, solusi penskalaan layer-2 utama untuk blockchain Ethereum, telah menambahkan token yang tidak diklaim dari airdrop-nya ke bendaharanya. Sebanyak 69,4 juta token Arbitrum (ARB) yang tidak diklaim telah dikirim ke organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) Arbitrum pada 24 September 2023.

Baca juga: Chainlink dan Arbitrum One Bersatu! Inilah Revolusi Baru dalam Dunia Blockchain

Dengan nilai saat ini, jumlah token ini bernilai sekitar $56 juta. Menariknya, meskipun ada transfer besar ini, harga kripto ARB hanya turun 1,6% dalam 24 jam terakhir.

Latar Belakang dan Keputusan Komunitas

arbitrum one di industri crypto
Sumber: Nansen

Keputusan untuk memindahkan token yang tidak diklaim ke bendahara DAO diambil setelah suara komunitas yang hampir bulat mendukung. Sebagai bagian dari Arbitrum Improvement Proposal AIP-7, komunitas memilih untuk mengalihkan token yang tidak diklaim ke bendahara segera, bukan ke kontrak pintar yang dikunci waktu.

Airdrop asli Arbitrum diluncurkan pada Maret, dengan 1,16 miliar token tersedia sebagai hadiah untuk pengguna awal dari jaringan Ethereum Layer 2. Namun, meskipun periode klaim selama enam bulan, 69 juta token ARB tetap tidak diklaim.

Baca juga: Pantera Capital: Arbitrum Jadi Mesin Pertumbuhan Ethereum yang Tak Terhentikan!

Posisi Bendahara Arbitrum DAO dan Perbandingan dengan Optimism

Bendahara Arbitrum DAO saat ini memiliki 3,6 miliar token ARB, dengan nilai sekitar $2,9 miliar. Sebagai perbandingan, Optimism, pesaing Ethereum Layer 2, memilih untuk mendistribusikan dana yang tidak diklaim dari airdrop pertamanya langsung ke pengguna yang memenuhi syarat.

Kedua platform ini, Arbitrum dan Optimism, telah mengalami penurunan transaksi rata-rata harian sejak peluncuran jaringan Layer 2 yang diinkubasi oleh Coinbase, Base, pada bulan Agustus.

Secara keseluruhan, keputusan Arbitrum untuk memindahkan token yang tidak diklaim ke bendaharanya menunjukkan bagaimana platform crypto mengambil keputusan berdasarkan keinginan komunitasnya. Ini juga menggarisbawahi pentingnya berpartisipasi dalam komunitas dan memahami ketentuan airdrop atau promosi lainnya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: