Diam-diam Apple Siapkan Rencana Pengembangan Metaverse!

Diam-diam Apple Siapkan Rencana Pengembangan Metaverse!

Dilansir dari laman Cointelegraph, perusahaan teknologi Apple tengah serius mengembangkan bisnisnya ke dalam industri 3D, mixed-reality world 3D yang terdengar mirip dengan Metaverse.

Hal ini diungkapkan setelah Apple lakukan pengajuan paten mengenai rencana bisnis di industri virtual reality dan juga lowongan pekerjaan untuk pengembangan bisnis tersebut baru-baru ini. Seperti apakah rencana Apple dalam mengembangkan bisnisnya di industri Metaverse? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Apple Sedang Mencari 30 Tenaga Ahli AR dan VR

Apple Sedang Mencari 30 Tenaga Ahli AR dan VR
Watcher Guru

Dikutip dari laman Cointelegraph, sejak 1 November 2022 yang lalu, terdapat lebih dari 30 lowongan pekerjaan terkait dengan augmented dan virtual reality (AR/VR) yang telah terdaftar di halaman situs karir Apple. Disebutkan bahwa perusahaan big tech ini tengah mencari software and hardware engineers untuk sebagian besar Technology Development Group (TDG).

TDG adalah tim rahasia di dalam Apple yang dibentuk pada tahun 2017. Menurut informasi dari Cointelegraph, saat ini, TDG diketahui sedang bekerja untuk mengembangkan teknologi AR dan VR Apple.

Di sisi lain, pihak Apple belum secara resmi mengkonfirmasi software tersebut sedang dalam tahap pengerjaan. Meskipun demikian, Cointelegraph mengatakan bahwa informasi ini dianggap sebagai sebuah rahasia umum dalam ranah industri teknologi.

Apple Pekerjakan AR/VR Network Engineer

Apple Pekerjakan AR:VR Network Engineer
giga-news.online

Berdasarkan laporan dari Cointelegraph, Apple saat ini sedang membuka lowongan pekerjaan untuk lebih dari 150 posisi di halaman situs karirnya. Salah satu lowongan pekerjaan yang tayang di bulan Agustus 2022 yang lalu menyebutkan sebuah posisi dengan deskripsi 3D mixed-reality world.

Iklan lowongan pekerjaan ini ditujukan untuk AR/VR network engineer dengan deskripsi yang menyebutkan: “dalam menjalankan peran ini Anda akan bekerja sama dengan developer lain untuk membangun alat dan kerangka kerja yang memungkinkan sebuah pengalaman yang terhubung dengan 3D mixed-reality world.”

Tak hanya rencana pengembangan Metaverse, Apple juga dikenal mendukung teknologi NFT. Apple diketahui telah memperbarui App Store Review Guidelines dengan lebih banyak aturan untuk aset crypto dan non-fungible token (NFT).

Lalu, seperti apa aturan baru App Store untuk cryptocurrency dan NFT yang diterapkan oleh Apple? Simak berita selengkapnya tentang Apple Perbarui Aturan App Store untuk Cryptocurrency dan NFT di sini.

Apple Jaga Kerahasiaan Proyek Metaverse-nya Rapat-rapat

Apple Jaga Kerahasiaan Proyek Metaverse-nya Rapat-rapat
Shacknews

Laporan Digitimes yang diterbitkan pada 9 November 2022 yang lalu mengatakan bahwa headset AR/VR Apple akan dirakit oleh perusahaan elektronik Taiwan Pegatron, perusahaan yang saat ini digunakan Apple untuk perangkat iPhone 14, dengan produksi massal yang diharapkan berlangsung pada Q1 2023.

Seorang juru bicara Pegatron mengatakan kepada Cointelegraph bahwa pihaknya tidak dapat mengomentari informasi yang terkait dengan pelanggan atau produk tertentu atas dasar kerahasiaan.

Baca Juga: Bukan Main! NFT Sandal Steve Jobs Dijual Seharga Rp3,4M!

Sementara itu, dilansir dari Cointelegraph, pengajuan paten dari United States Patent and Trademark Office (USPTO) mengungkapkan bahwa Apple telah mendaftarkan merek dagang Reality One dan Reality Pro pada bulan Agustus 2022 yang lalu.

Reality One dan Reality Pro ini digambarkan sebagai instrumen fotografi dan optik, headset, dan kacamata virtual dan augmented reality. Dikutip dari Cointelegraph, pengajuan ini dilakukan di bawah perusahaan bernama Immersive Health Solutions LLC yang menjadi sebuah taktik yang sering digunakan oleh perusahaan besar seperti Apple dalam upaya menjaga kerahasiaan rencana produk masa depan mereka.

Referensi: